Luka Cinta
Cinta94luka cintaluka cinta malam inicintaakhir cintaku
Alana tetap melangkah menuju tempat tujuan, hingga dia tiba disebuah gundukan tanah dengan nisan bernamakan Lena Presticia.
Ntah mengapa, ketika membaca nama nisan tersebut, kedua mata dan hidung Alana memanas, pandangannya pun mulai buram, dagunya pun sudah bergetar.
"Ma-mama" cicitnya.
Dia pun terduduk di dekat pusaran Lena. Badannya seperti tidak bertulang, lemas rasanya.
"Kenapa, Mama tega ninggalin Alana disini sendiri, Ma" ucapnya, seolah dia sedang berbicara dengan seseorang yang nyata.
人気のチャプター