Kebangkitan Pendekar Amnesia
Melihat itu, Cheryl langsung membantu menjelaskan, "Pak Yahya, Bu Zisel, jangan salah paham. Dia nggak bermaksud apa-apa. Kebetulan klien yang minta kami buat robot juga bermarga Sucipto, jadi si Gendut mungkin merasa aneh karena beberapa hari ini sering ketemu orang bermarga Sucipto."
"Ya, ya! Benar begitu." Yaniel langsung mengangguk.
"Nggak apa-apa!" Yahya tersenyum lapang, lalu penasaran. "Kamu bisa buat robot? Robot seperti apa?"
"Bukan seperti Transformers." Yaniel menggaruk kepala dengan malu, lalu menjelaskan, "Lebih ke alat yang menggantikan tenaga manusia untuk membantu menulis."
"Printer?" Jimmy langsung tertawa kecut. Dia kira robot canggih macam apa. Ternyata cuma printer? Atau
Hot Chapters