DIA AYAHKU
Manda Azzahracerita ayahbagaimana cara ayah memenuhi permintaan ranikata-kata masakan ibucara mencuci kaki ibu dan meminta maaf
Setidaknya senyumku ini bisa saja berharga lima sampai enam juta.
"Sudah lama?" Aku berbasa-basi. Tentu saja dia menungguku lama. Bukankah aku harus menyanyikan lagu Indonesia raya dan Padamu Negeri dulu sebagai syarat dari Ayah? Sudah jutaan kali aku menyanyikan lagu itu setiap menginginkan sesuatu. Apa Ayah tidak ingin mendengar lagu-lagu lain?
Lagu daerah misalnya.
"Tidak apa. Itu hanya akan mengurangi poinmu," tukasnya, sambil menyodorkan helm bogo bergambar kartun kuda poni berwarna pink.