Kinari dan Benang Waktu
Masing-masing menegap, masing-masing bertanda.
Di dahi mereka, simbol menyala merah — lambang-lambang kuno yang bukan dari bahasa manusia: roda bertatah makanan untuk yang rakus, mata berujung belati untuk yang cemburu, mahkota retak untuk yang sombong, lidah yang berkepak untuk yang amarah, rantai yang longgar bagi si malas, cakar yang memelas untuk nafsu, serta dua telapak yang saling menempel namun tak pernah cukup: lambang keserakahan.
Mata mereka menyala, bukan putih atau hitam, melainkan bara yang memantulkan kehampaan, api gelap yang menelan cahaya.
Hot Chapters