Ah! Enak Mas Dokter
Layar laptop kecil yang ia bawa seketika dipenuhi oleh barisan angka biner yang bergerak liar.
Adrian terus mengawasi di sampingnya, memegang senter taktis dengan sorot yang semakin redup.
"Bagaimana, Dark? Bisa?" tanya Adrian penuh harap.
Darko tidak menjawab. Matanya terpaku pada layar laptopnya. Keningnya berkerut dalam, dan keringat mulai membasahi pelipisnya lagi.
Tiba-tiba, laptopnya mengeluarkan bunyi beep panjang yang melengking pelan, disusul dengan munculnya tanda silang merah besar di layar.