Pesan Kotor Di Laptop Anakku
Astaga, kenapa aku seasyik ini sampai lupa waktu segala, sih?
Kupilih buat berbaring di ranjang yang berantakan dan kotor dengan bola-bola tisu yang tak kuasa lagi buat kukemasi. Sementara itu laptop kubiarkan masih menyala dan menutupnya hanya setengah. Charger bahkan masih tersambung ke gawai tersebut dan sengaja tak kucopot agar laptop tetap menyala. Setidaknya, aku merasa punya kawan tidur di saat sepi seperti ini. Entah, rasanya aku sangat kesepian dan rasanya suasana kamarku begitu sunyi. Saking sunyinya, tidur pun setidaknya harus berkawan dengan laptop yang menyala sepanjang malam. Dan itu sudah menjadi kebiasaanku selama setahun belakangan.