Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Once then Forever

Once then Forever

Hati-hati memikirkan sesuatu. Karena, terkadang, apa yang terus-terusan kamu pikirkan bisa menjadi kenyataan. Pikirkan hal buruk sejarang mungkin. Selalulah berpikiran soal hal baik dan positif. Dimitri menyesal. Entah sudah berapa kali mulut pria itu mengumpati diri sendiri di dalam mobil yang dilajukan secepat mungkin.
1018.6K viewsCompletedAdded to Library 652 Times as late better than never
Read
+Library
Kehangatan Yang Datang Terlambat

Kehangatan Yang Datang Terlambat

Ibunya menggeleng, kemudian menjawab dengan suara yang lembut dan tenang, “Ibu nggak mengerti apa yang kamu tulis, tapi ada namamu di bagian awal, jadi aku mengenalinya.” Bertahun-tahun kemudian, Cheryl bahkan masih mengingat kenangan sore itu. Sekarang, tulisannya sudah berkali-kali dimuat di berbagai majalah ternama. Namun, orang yang dulu mengusap kepalanya dan memujinya, kini sudah tiada. “Ibu….” Saat terbangun, masih ada sisa air mata di sudut mata Cheryl. Yang pertama kali dilihatnya adalah seorang pemuda dengan wajah cemas.
5.4K viewsCompletedAdded to Library 190 Times as late better than never
Read
+Library
A Few Years Later

A Few Years Later

Telunjuknya teracung, menunjuk dengan gemas arloji yang melingkar di pergelangan tangan gemuknya. “Terlambat lima menit, Ta. Kita bakal terlambat latihan sama anak-anak, deh.” Bobby meremas rambut cepaknya lalu menutupinya dengan topi. “Kalau mau pacaran, nggak usah bikin janji latihan. Gue yang nanti kena marah anak-anak.” Dipta mengepalkan tangan kuat-kuat. “Sella bukan pacar gue, Bob!”
4.9K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as late better than never
Read
+Library
Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat

Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat

Lalu, sekarang, semua yang ada di hadapanku mendadak tumpang tindih dengan setiap detail cerita yang pernah Shera ucapkan. Banyak momen yang biasanya sengaja kuabaikan, kini mendadak bermunculan satu per satu di kepalaku. Saat menyetir, Shera selalu selangkah lebih cepat dariku untuk menyodorkan kacamata hitam ke depan Diego. Ketika makan bersama, Shera secara refleks berseru, "Dia nggak suka daun bawang." Saat Shera terjatuh, reaksi Diego selalu sedetik lebih cepat daripada reaksinya ke aku.
9.0K viewsCompletedAdded to Library 340 Times as late better than never
Read
+Library
Never Cease

Never Cease

Meski kau tidak mengingatku, tetaplah bahagia. —Pria yang terlambat mencintaimu, Mark Lee.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as late better than never
Read
+Library
Lebih dari selamanya

Lebih dari selamanya

~Dia datang dalam mimpi. Bertemu keesokan hari. Berdebar di kemudian hari. Apakah ini namanya jatuh hati meski hanya pertemuan dini~ 🥀🥀🥀 Senja memancarkan warnanya di pelupuk langit. Menghias suasana menjadi membukit. Merekam momen yang sudah lama belum bangkit. Berdebar menyaksikan saat ini. Mungkin suatu saat terbiasa memandang seperti ini.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as late better than never
Read
+Library
Kita yang Terlambat Jatuh Cinta

Kita yang Terlambat Jatuh Cinta

Ia tahu ancaman tersirat dalam kata-kata adiknya. "It only takes one scandal," lanjut Kemal, menekankan poinnya. "You've got less than a year to prove yourself before the next board meeting. Do you want all your work as CTO to go down the drain? If you drags our name into a mess, it's not just your career—it's the whole family's legacy." Kemal berjalan ke sisi meja, menyentuh punggung kursi Ezra, lalu menatapnya tajam. "Your call, Bang."
1.0K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as late better than never
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status