Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penyesalan Selalu Datang Terlambat

Penyesalan Selalu Datang Terlambat

Saat aku mengirimkan pesan terakhir itu, tanganku bergetar hebat, perasaan yang tidak bisa dijelaskan juga meluap dalam hatiku. Aku sama sekali tidak menyangka bahwa akan ada satu hari di mana aku akan mengirimkan pesan-pesan seperti ini pada seorang wanita asing. Wanita itu membalas: "Kalau kamu mau tahu kebenarannya, datanglah ke Royal Garden."
13.2K viewsCompletedAdded to Library 475 Times as never late than never
Read
+Library
NEVER ENOUGH

NEVER ENOUGH

"Grup? Entahlah.. Tapi aku hanya memiliki beberapa teman yang tidak begitu dekat setidaknya 2 minggu sekali kami bertemu dan berkumpul" "Oh.. Tidak- tuan Devan kelewatan" Hana tersadar bahwa jalan menuju apartemennya berada di jalan Citrus namun terlewat beberapa meter. "Bukankah terdengar aneh van? Tuan Devan?" Yasmine bertanya pada Devan dan diiringi kekehan. Devan hanya tersenyum menanggapi dan fokus memutar jalan mobilnya. "Satu hal yang kamu harus tahu Hana. Aku tidak pernah mengajarkan anak cucuku tentang status pekerjaan orang-orang yang berpikir mereka rendahan dan memiliki jarak yang sangat jauh"
103.9K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as never late than never
Read
+Library
Kehangatan Yang Datang Terlambat

Kehangatan Yang Datang Terlambat

Orang yang benar-benar ingin pergi hanya akan memilih suatu pagi yang biasa saja, mengenakan mantel, membuka pintu, lalu pergi dan tak akan kembali lagi. Seperti sehelai daun kering yang terbawa angin. Tak perlu ada perpisahan, bahkan kata ‘selamat tinggal’ pun terasa sia-sia. Rikardo menutup wajahnya, lalu menangis tersedu-sedu.
5.4K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as never late than never
Read
+Library
Makanan yang Tak Pernah Sampai Di Hadapannya

Makanan yang Tak Pernah Sampai Di Hadapannya

Setiap hari, dia terbaring di ranjang yang penuh bau pesing, menatap bercak-bercak jamur di langit-langit dengan tatapan kosong. Setiap larut malam, ketika sunyi, dia selalu mendengar sebuah bisikan di telinganya. "Alfons, kamu pasti nggak mau hidup menderita seperti ini lagi, 'kan?" Itu adalah kata-kata yang pernah dia ucapkan dan menjadi kutukan yang mengikatnya seumur hidup. Dalam penyesalan tanpa akhir, dia hidup tahun demi tahun. Hidup segan, mati tak mau.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as never late than never
Read
+Library
Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat

Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat

Sembari menatap punggung mereka yang menjauh, aku menggertakkan gigi dan berkata, "Diego, seumur hidup aku nggak akan pernah memaafkan kalian." Langkah kaki pria itu sempat berhenti, tetapi dia sama sekali tidak menoleh. Sepuluh menit kemudian, tanpa diduga, dia mengirimkan sebuah pesan singkat.
8.9K viewsCompletedAdded to Library 354 Times as never late than never
Read
+Library
Yang Tidak Pernah Sampai

Yang Tidak Pernah Sampai

Gala pun kemudian menambahkan id narahubung pada aplikasi chat-nya. “Gue hubungi sekarang aja kali, ya? Eh tapi bukannya udah malem banget...” monolog Gala. Meski ragu, pada akhirnya pemuda itu tetap mengetikkan pesan kepada kating tersebut. Gala :
103.0K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as never late than never
Read
+Library
Lebih dari selamanya

Lebih dari selamanya

~Dia datang dalam mimpi. Bertemu keesokan hari. Berdebar di kemudian hari. Apakah ini namanya jatuh hati meski hanya pertemuan dini~ 🥀🥀🥀 Senja memancarkan warnanya di pelupuk langit. Menghias suasana menjadi membukit. Merekam momen yang sudah lama belum bangkit. Berdebar menyaksikan saat ini. Mungkin suatu saat terbiasa memandang seperti ini.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 162 Times as never late than never
Read
+Library
Penyesalan yang Terlambat

Penyesalan yang Terlambat

Aku rasa dia hanya ingin mencoba, dan aku pikir dia mengerti sikapku. Hari itu, setelah selesai bekerja dan hendak pulang, aku menerima telepon dari ibuku. "Sandy, ada temanku yang anak perempuannya baru datang dari luar kota, bagaimana kalau kamu temani makan malam dan kenalan dengan dia? Dia gadis yang sangat baik." "Kencan buta?" Aku langsung teringat hal itu, tanpa sengaja bertanya. Ibuku langsung menjawab, "Ya, Nadya itu gadis yang kami pilih, apa kamu mau bertemu?"
8.9K viewsCompletedAdded to Library 339 Times as never late than never
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status