Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DEKAPAN POSESIF PRIA DINGIN

DEKAPAN POSESIF PRIA DINGIN

Los Angeles, California – Pukul 17.45 sore, seminggu kemudian Panas sore hari Los Angeles menyengat menerpa pelat kaca gedung pencakar langit Castellano Jewels yang berlokasi di distrik bisnis pusat kota. Di dalam ruang desain yang terletak di lantai dua puluh lima, Arrabela sedang menunduk di atas meja kerja yang penuh dengan peralatan ukir dan berbagai jenis batu permata berkilauan.
799 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as layar kaca 17
Read
+Library
LUKA TERPENDAM

LUKA TERPENDAM

ucap lily “Aku tidak tahu, Apa aku pernah menyukai seseorang? “ gumam Mira “Apa kau lupa dengannya ?” Lily menatap serius pada gadis dihadapan nya, membuat Mira menganggukan kepalanya. Mira sangatl lemah dalam mengingat seseorang kecuali orang- orang yang sangat-sangat dekat padanya. Tapi jika ia melihat seseorang dengan foto atau melihatnya secara langsung mungkin saja ia akan akan mengingat orang tersebut “Wah ternyata kau benar-benar move on dari nya “ kata lily dengan terkejut
104.3K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as layar kaca 17
Read
+Library
Cahaya Mutiara

Cahaya Mutiara

Ia sengaja menunggu si pemilik toko selesai dengan aktivitasnya. Si pemilik toko tersentak kaget dengan adanya sosok wanita yang terlihat di kameranya. Ia terlihat gelalapan saat menyingkirkan kamera dari wajahnya, tak lupa untuk menekan tombol of pada kamera seraya terkekeh. "Sepertinya anda sedang sibuk, Pak," terka Rara. "Eh, saya tidak terlalu sibuk, anyway saya masih muda. Memang, saya sudah bekerja tapi, umur saya baru 19 tahun."
102.6K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as layar kaca 17
Read
+Library
Lara Cinta

Lara Cinta

Tatapan itu begitu bening, tapi penuh arti. Seolah banyak kata yang hendak terucap, tapi mulut tidak mampu berkata-kata. “Pa, please.” Mata wanita paruh baya itu sudah berkaca-kaca. Ayahnya masih membisu. Matanya sama sekali tidak berkedip, menatap mereka berdua. Anira jauh lebih sigap, dia langsung mengambil ponselnya. “Sebentar, aku akan telepon Kak Leo dulu.” Sejenak kemudian dia tertegun. “Atau ambulan?” Tangannya sedikit bergetar.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as layar kaca 17
Read
+Library
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

Yazid pun hanya mengangguk lesu. "Silakan Pak Yazid dan dedenya makan dulu, kemudian istirahat, saya pamit dulu," ucap perawat itu sambil menunjuk kepada seorang laki-laki berbaju putih yang membawa nampan berisi tiga piring makanan dan segelas susu. "Minumnya silakan ambil saja di situ ya, Pak," lanjutnya sambil menunjuk ke arah tumpukan kardus air mineral. Yazid pun hanya mengangguk, matanya masih saja terpaku pada tubuh istrinya yang tengah terbaring di atas brangkar di sudut ruangan itu.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as layar kaca 17
Read
+Library
Penyesalan Terbesar Hendra Setelah Kematian Sisca

Penyesalan Terbesar Hendra Setelah Kematian Sisca

Sisca menunduk, lalu menyadari lapisan kaca bawah kakinya akan menunjukkan kembang api elektrik saat diinjak. Di bawah lantai kaca terdapat layar sensor. Sisca bertanya dengan terkejut, "Ini memang sudah ada atau ...." "Satu minggu lalu sudah disiapkan. Apa kamu menyukainya?" Sisca dengan penasaran terus menginjak-injak lantai. Setiap langkah kaki akan menunjukkan sebuah kembang api dengan cepat. 'Mungkin Hendra menghabiskan banyak uang untuk semua ini.'
9.3281.2K viewsCompletedAdded to Library 6.7K Times as layar kaca 17
Show Reviews (103)
Read
+Library
Rich 77
hai pembaca setia, yuk baca novel berkisah seorang dewa perang yang mendapati istri yang sangat dia cintai berselingkuh dengan pria lain di hari ulang tahun ke tiga pernikahan mereka. simak kisahnya di novel "Sang Menantu Terkuat"
Indri Priyani
Aq dah selesai baca pe bab terakhir 761 semoga update nya lg dak lama y thor. Semangat nggeh nulisnya sehat² sll. Overall bagus,notenya sering salah nulis nama dan ada beberapa chat yg bikin ambigu...
Read All Reviews
Kacamata Penakluk

Kacamata Penakluk

Bunyi kaca tempered yang bergetar hebat menjadi musik latar di telingaku saat aku memperhatikan layar monitor. Nadia, dengan wajah yang ditekan ke dinding transparan itu, tampak seperti lukisan penderitaan yang indah. Napasnya yang memburu meninggalkan uap tipis di permukaan kaca, sementara pria tua berperut buncit itu menghajarnya dari belakang tanpa ampun.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 122 Times as layar kaca 17
Read
+Library
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Layar ponsel Arjuna mendadak menyala di atas meja makan kaca. Cahaya putih dari layar itu memotong suasana pagi yang sunyi. Benda metalik tersebut bergetar panjang, menghasilkan bunyi dengungan yang konstan melawan permukaan kaca. Nama Raka tertera sangat jelas di sana. Huruf kapital hitam yang tebal dan menuntut perhatian.
9.471.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as layar kaca 17
Read
+Library
Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar

Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar

Teriakan yang memekakkan telinga terdengar di udara. Liana mendongak dan ekspresinya berubah drastis! "Ini Cakala 17!" Liana berkata dengan gigi terkatup. Cakala 17 adalah bom tercanggih di Negara Lordia! Hanya ada lima di seluruh Negara Lordia. Saat ini, ada tiga pesawat di atas kepala mereka!
9.31.8M viewsCompletedAdded to Library 56.0K Times as layar kaca 17
Show Reviews (491)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
arul.tuanaya
Lah author KNPA ending nya cmn GTHU ah ngga seru klo ending nya luna nikah sama deon atau semua tau klo identitas deon bukan orng biasa pasti lebih seru kan klo ending nya kek gni kek ada yang kurang pas aja
Read All Reviews
Luka Yang Sisa Kenangan

Luka Yang Sisa Kenangan

Layar besar menyala, menampilkan foto-foto Paula sejak kecil hingga dewasa. Saat ulang tahun pertama, dikelilingi kedua orang tuanya. Saat berusia sepuluh tahun, ayahnya mengajarinya bermain piano. Usia delapan belas tahun, diwisuda sambil dipeluk hangat seluruh keluarga. Di setiap momen itu, Luna hanyalah latar belakang samar, yang diam-diam menyaksikan kebahagiaan yang tak pernah menjadi miliknya.
6.4K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as layar kaca 17
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status