Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Pelangi masih berdiri di tempatnya, menatap ke arah gerbang yang kini kembali menjadi batas yang tenang. “Aneh ya…” katanya pelan. Aruna menoleh. “Apa?” Pelangi menarik napas dalam. “Harusnya aku ngerasa selesai… tapi kok kayak masih ada yang nyisa…” Sosok besar langsung merespon. “Residu proses.” Pelangi menoleh. “Residu?” Sosok besar mengangguk. “Sisa energi atau efek yang belum sepenuhnya hilang.”
852 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai leftover artinya
Baca
+Pustaka
The Billionaire's Bride

The Billionaire's Bride

“Sungguh? Aku pun suka makanan manis! Ingin makan cake bersama kapan-kapan? Aku tahu tempat yang penuh cake terenak.” Rhea mengerang membayangkan kue-kue itu. “Aku akan menyukainya ….” Dengan begitu, obrolan mereka berjalan sangat baik sepanjang jam makan siang. *** Putik Art Centre sudah sepi mengingat waktu berkunjung sudah berakhir 1 jam yang lalu. Rhea yang selesai mengurus seluruh lukisan di galeri mulai mengambil tasnya. Dari jauh, dia melihat Andini tengah berdiri di halaman depan Art Centre. Dia pun berhenti melangkah. Memejamkan matanya sebentar, menarik napas dalam, dia kemudian melanjutkan langkahnya.
9.77.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai leftover artinya
Baca
+Pustaka
MBOK JAMU SEKSI

MBOK JAMU SEKSI

Makanan berlimpah, enak-enak bahkan banyak undangan yang pulang dengan perut kekenyangan karena asik mencicipi segala hidangan yang tersedia. "Mar, Kamu istirahat dulu. Biar Bude Gantiin." "Gapapa Bude. Tanggung tinggal sebentar lagi juga selesai. Bude juga capek toh seharian di belakang ngatur ini itu." "Tamunya melimpah. Berkah si Sum sama Karto." "Iya Bude sari tadi Tamunya ga habis-habis. Banyak bener relasi Juragan Karto ya Bude."
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai leftover artinya
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

Terlihat banyak menu terhidang sisa hajatan, lapis daging, sate tukri, mie becek, sayur lombok, dan ayam. “Manten baru klemar-klemer, makan yok laper!” ejek Dimas. “Mbak Sifa sini sini, duduk sampingku!” ucap Maya menimpali. “Namaku Maya mbak, itu yang ganteng sendiri meskipun agak botak dan wajahnya boros kayak ninja dua tak suamiku! Namanya Mas Dimas tercinta, ini di perut Dimas junior akibat perbuatan Dimas senior!” kata Maya.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai leftover artinya
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
Jangan Paksa Aku...

Jangan Paksa Aku...

Juga memanjakan mata dan menyejukkan hati dengan gaya modern, desain interior yang dihiasi oleh banyak karya seni yang dikuratori dari seluruh Indonesia pada dinding dan ruangan yang dipenuhi dengan warisan artistik daerah dan budaya asli seperti Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan suku Dayak Kalimantan. Kemudian, kalau dilihat di depan pintu Lobby gedung Artha Graha turun dari mobil Alphard putih berturut-turut anak Pak Leo Candra, yaitu: Yasmin, Jesica, Robert dan Cano. Wajah-wajah mereka terlihat begitu sumringah. Mereka sudah menanti keputusan ayahnya untuk membagi saham perusahaan miliknya. Langkah mereka pun begitu ringan menuju Bar Artisan Artha Graha. Cano terlihat begitu elegan mengen
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai leftover artinya
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ke laci lama yang berisi puisi SMA. Ke folder desain yang tidak pernah dibuka lagi. Ke gitar berdebu di pojok kamar. Ke file novel lama bernama draft_final_fix_baru_2. Ke buku sketsa yang terselip di bawah tumpukan dokumen kerja. Arka memandang peta itu dengan takjub. “Jadi setiap bara punya jalur pulangnya sendiri.” Kurator mengangguk. “Tidak ada mimpi yang benar-benar hilang.”
713 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai leftover artinya
Baca
+Pustaka
Kisah Aletha Anasya

Kisah Aletha Anasya

Namun ini berbeda, kenapa ini bener-bener sepi dan tidak ada koper satu pum milik orang tuanya. Alana berjalan menuju meja makan, terdapat sisa bekas sarapa dua orang. Tak lama mbak riri menghampiri Alana, “Non Alana ini sarapannya ya, harus abis yak an mau berangkat jauh.” Ujar mbak Riri selaku ART di rumah Alana.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai leftover artinya
Baca
+Pustaka
EGO

EGO

dan "kenal" "Art style adalah benda mati yang merupakan visualisasi dua dimensi dari makhluk hidup." "Apa yang kamu maksud itu... Nama sketsa, gambar, atau lukisan?" tanya pemuda itu, ia tertarik dengan perbincangan kali ini. Dilepaskannya gagang sendok. Mengambil gelas minumnya untuk menelan seteguk air. "Tepat." Balas Elzora. Obrolan sederhana membawa pikiran pemuda itu dalam kesenangan yang sempat hilang. Sampai tak sadar bahwa mereka belum saling mengenal.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai leftover artinya
Baca
+Pustaka
Darling Enemy

Darling Enemy

Jawab Yati enteng. "Ooohhh... iya emang, tulisan stay cool, arti harafiahnya itu tetap dingin. Tapi itu bahasa kiasan. Artinya adalah tetep tenang, atau tetep santuy bahasa kekiniannya." Terang Vanilla geli. Kalau menerjemahkan bahasa menggunakan aplikasi g****e translate memang begitulah hasilnya. Bias ke mana-mana euy!
1021.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 629 kali sebagai leftover artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status