PENDEKAR TAPAK DEWA
La Mudu menatap kepada guru yang sekaligus ayah mertuanya, Dato Hongli, meminta pendapat.
Setelah mendehem kecil, Dato Hongli berkata, “Aku kira, apa yang diusulkan oleh Mei mei, Wei Wei, dan Putri benar adanya, dan harusnya diijinkan. Pasukan perempuan bukan hal yang baru, karena di kekaisaran di Daratan Sinae pun sudah ada sejak dahulu kala. Bahkan ada banyak tokok wanita yang sangat berpengaruh dalam angkatan perang kekaisaran-kekaisaran itu.”