Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengganti Hati Sang Mafia

Pengganti Hati Sang Mafia

Klik. Bunyi itu kecil, hampir tak terdengar di tengah gemuruh baling-baling dan jerit sirene yang saling kejar. Tapi bagi Leon, bunyi itu adalah dunia yang runtuh menjadi satu titik. Waktu seperti melambat. Detonator di lantai tak meledak. Lampu hijau itu justru berhenti berkedip—mati sejenak, seperti menarik napas.
10985 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai leher berbunyi ketika menoleh
Baca
+Pustaka
Membawa Pergi Benih Sang Mafia Kejam

Membawa Pergi Benih Sang Mafia Kejam

Kadang kala terdengar cekikikan tertahan dari mulut kedua bocah tersebut. Selang beberapa menit, Leo telah berhasil menemukan lagu yang mengambarkan suasana hatinya saat ini. Leo mendongak seketika tatkala mendengar bunyi guntur berasal dari atas. Melihat awan mulai mengelap perlahan-lahan.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 639 kali sebagai leher berbunyi ketika menoleh
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Keheningan menekan, pekat. Bunyi itu terdengar lagi. Lebih dekat. Aruna memejamkan mata. Napasnya teratur, meski dadanya bergetar. Di balik kelopak matanya, bayangan itu muncul bukan sosok utuh, melainkan potongan kain menari tertiup angin, suara gamelan yang terputus-putus, tanah basah di telapak kaki. “Run,” bisik Hileon. “Kamu dengar apa?”
846 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai leher berbunyi ketika menoleh
Baca
+Pustaka
Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

Tatapan yang tak terlihat. Dari balik pepohonan... Dari kedalaman tanah... Dari langit yang membisu. Bangsa lelembut memperhatikan. Mereka sadar. Dan mereka tidak suka. Dalam kesunyian itu, terdengar bunyi gemerisik. Reza membuka mata, menoleh cepat. Sesuatu melintas di ujung pandangnya—bayangan hitam berkelebat cepat.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai leher berbunyi ketika menoleh
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku Seperti Kau Milikku

Sentuh Aku Seperti Kau Milikku

Jawab Kael Leah menatapnya perlahan. Kata terakhir Kael menggantung di udara, menciptakan jeda yang aneh di antara suara burung dan desiran angin dari celah kaca. “Gangguan?” ulang Leah hati-hati, berusaha menjaga nada suaranya tetap lembut, meski matanya kini menelisik sedikit lebih dalam.
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai leher berbunyi ketika menoleh
Baca
+Pustaka
Asisten Suamiku yang Perkasa

Asisten Suamiku yang Perkasa

Namun, saat nada dering itu berbunyi di telinga, seketika ponsel Leo juga berbunyi nyaring, suara dering yang berbeda dari dering ponsel Leo yang biasanya. **
1088.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai leher berbunyi ketika menoleh
Baca
+Pustaka
MBOK JAMU SEKSI

MBOK JAMU SEKSI

Mpok Leha menunjuk pada sudut bibir Si Penolong. Buru-buru Si Penolong mengusap sudut bibir sebelah kiri. Namun tak ada apa-apa, bersih. "Bukan disitu Bang, disini," Mpok Leha reflek mengusap sudut bibir yang terluka dan mengeluarkan cairan merah itu. Kedua netra milik Mereka saling mengunci. Jangan tanyak bagaimana detak jantung seolah seirama dengan waktu yang terasa berhenti berjalan.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai leher berbunyi ketika menoleh
Baca
+Pustaka
Cinta di Bumi Turky

Cinta di Bumi Turky

Author POV Ting bunyi ponsel nyaring sekali, tidak dua kali ada empat kali bunyi. Sekarang hujan-hujan adalah waktu tepat untik menikmati keindahan alam satu ini, tapi suara itu membuat Canzu menoleh terganggu.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai leher berbunyi ketika menoleh
Baca
+Pustaka
Pesona Paman Seno

Pesona Paman Seno

Slurp Slurp Slurp Bunyi hisapan bibir Seno pada lembah surgawi Rindu terdengar nyaring. Membuat milik sang keponakan semakin berkedut dan terasa panas. Tubuh semampainya tak henti belingsatan, bergerak liar di atas ranjang. Membuat sprei yang ada di bawahnya berantakan tak berbentuk. "Pa-manhh...emnhh..ahh.." desah Rindu meremas rambut Seno yang tenggelam di antara kedua kakinya.
912 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai leher berbunyi ketika menoleh
Baca
+Pustaka
Bodyguard I'm in love

Bodyguard I'm in love

Saling cepatnya bunyi ceplak ceplok pertemuan kulit mereka terdengar lebih keras daripada bunyi kran dinyalakan. Di luar toilet. Aleta memasang telinganya baik-baik. Lantas, sudut bibirnya terangkat satu sisi. "Ya! Romis! Rupanya kau sedang enak-enak!" Romis terbelalak. Dan dua detik kemudian ia teringat pemilik suara itu, sekaligus muncrat sudah vulkanik hangatnya yang dari tadi membawa ia terbang ke awang-awang.
9.971.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai leher berbunyi ketika menoleh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status