Istri Kedua Sang Presdir
“Kamu kelihatan lelah, Neina. Lebih dari sekadar kurang tidur.”
Sebuah desahan lolos dari bibir Neina. Akhirnya, seseorang melihatnya, bukan hanya kulit luarnya yang sembab, tapi kelelahan yang jauh lebih dalam.
"Aku memang lelah, Pak Felix. Lelah hati, fisik, dan jiwa."
Suara Neina berbisik, nyaris tak terdengar, sebuah pengakuan yang jujur dan menyakitkan. Kata-kata itu terasa berat, seperti beban yang selama ini ia pikul sendiri.
Hot Chapters