Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BONEKA KEMATIAN

BONEKA KEMATIAN

seru Daru. Di layar, dari balik bayangan lemari, sosok kecil muncul. Boneka Bella tapi bukan boneka biasa. Ia berjalan seperti manusia dewasa dalam tubuh mungil. Kakinya mantap. Tangannya menggenggam sesuatu—tajam, panjang, seperti potongan besi karatan. Dika berbalik. Matanya membelalak. Ia mundur, tersandung meja. "Jangan ... tolong ... saya nggak tahu apa-apa lagi ...!"
920 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai lemari boneka besar
Baca
+Pustaka
Skandal Satu Malam Sang Presdir

Skandal Satu Malam Sang Presdir

Smith melangkah masuk ke toko boneka yang sangat lengkap, tempat di mana beruang-beruang besar dengan bulu selembut kapas berdiri berjejer seperti penjaga kerajaan mimpi. “Aku mencari boneka beruang paling besar berwarna abu-abu. Apakah ada?” tanyanya kepada seorang pelayan dengan nada yang kini lebih tenang. “Tentu, Tuan. Ada banyak sekali pilihan boneka beruang di sini yang berukuran besar. Mari, Tuan.” Pelayan itu tersenyum ramah, mengajak Smith dan Vicky lebih jauh ke dalam toko, di mana boneka-boneka besar dengan berbagai warna dan ekspresi menunggu seperti teman yang sabar.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai lemari boneka besar
Baca
+Pustaka
Terpikat Pesona Mas Penyiar Radio

Terpikat Pesona Mas Penyiar Radio

Lucu sekali. Kami berjalan bergandengan tangan, entah Sejak kapan tangan kami bertautan. Rasanya nyaman. Lebih nyaman ketika menggandeng tangan kak Ilham. “Bonekanya berapa, Bu?” tanyaku sambil menunjuk boneka panda. “Kalau yang besar itu Rp.100.000, kalau yang kecil kayak gini cuma Rp.30.000. Yang harga 100 itu bahannya bagus Mbak, dijamin awet sampai punya anak.”
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai lemari boneka besar
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Boneka

Aku Bukan Boneka

"Rania! Bicaralah! Apa kamu akan melihat ibumu masuk penjara?" Aku terdiam sejenak, lalu keluar dari belakang ibu mertuaku. Aku menatapnya tanpa ada emosi apa pun yang terpancar dari mataku. Aku berkata padanya, "Setelah menjadi bonekamu selama lebih dari 20 tahun, sekarang aku ingin menjadi manusia." Aku tidak menghentikan ibu mertuaku melapor ke polisi. Namun, sebelum satpam menelepon polisi, Fara sudah melarikan diri dari kerumunan.
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai lemari boneka besar
Baca
+Pustaka
Satu Malam Untuk Selamanya

Satu Malam Untuk Selamanya

Bukan aku pelit, tapi mainannya sudah berkotak-kotak, bahkan ada yang belum pernah dimainkan. Bukan hanya itu, ada lego yang berserakan di lantai, Keeppley Crayon, satu set Barbie Dreamhouse, dan entah apa lagi yang nggak kutahu apa namanya. Sebuah boneka Teddy Bear besar yang ukurannya dua kali badan Lakeizia juga tampak tergeletak di lantai. Aku berdeham dengan keras memberitahu kedatanganku yang membuat keduanya serentak memandang.
9.9141.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai lemari boneka besar
Baca
+Pustaka
Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

“Kak Jerry, hadiah apa ini?” Jerremy berdeham, lalu memalingkan wajahnya. “Buka sendiri.” Jessie membuka kotak hadiah, lalu tampak boneka di dalamnya. Dia spontan tertegun. Tubuh boneka ini terbuat dari porselin, kelihatannya sangat cantik, apalagi boneka ini bisa bergerak secara otomatis. Ketika bergerak, ia pun akan meniup seruling di tangannya, kemudian ada seekor burung sedang bertengger di atas tangannya yang satu lagi.
9.33.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75.0K kali sebagai lemari boneka besar
Tampilkan Ulasan (857)
Baca
+Pustaka
rincut
nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike
Siti Saodah
cerita yang sangat luar biasa ,menarik sekali untuk dibaca kelanjutannya ,penasaran dengan tokoh Claire Adhitama dan anak anaknya ,hasil perjuangan nya selama ini akan kah berhasil mempertahankan perusahaan ibunya ? dan ,penasaran juga dengan cerita cinta nya yg sudah membesarkan ketiga anaknya ???
Baca Semua Ulasan
Sorry, this is my heart (bahasa Indonesia)

Sorry, this is my heart (bahasa Indonesia)

“Masa iya semua dibeli terus bawa ke Purworejo, yakin? “ “Gak lah... Mas Dicky aja yang milihin, menurut mas Dicky paling bagus apa nanti beliin buat aku. Gak gede-gede tapi gak kecil-kecil... “ Dicky tersenyum kemudian memutar pandangannya pada deretan boneka yang terpasang di toko tersebut, beberapa boneka binatang tapi ada juga boneka tokoh kartun yang sedang viral. Matanya menuju sebuah boneka beruang yang membawa hati dengan ukuran sedang, setelah diraihnya kemudian ia berikan pada Kayla bermaksud menanyakan apakah Kayla menyukainya atau tidak.
1018.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 719 kali sebagai lemari boneka besar
Baca
+Pustaka
Anak Kembar Sang Konglomerat

Anak Kembar Sang Konglomerat

“Iya sayang. Nanti kita beli lagi, ya? Nana bawa boneka yang Nana paling suka saja, hanya satu.” Elina dengan telaten memasukkan perlengkapan putrinya ke dalam koper. Sedangkan Liana sulit memilih diantara pasukan bonekanya yang berjumlah lebih sepuluh, bagaimanapun mereka telah banyak memiliki kenangan selama ini. Ada boneka dari Devan, Liam dan bundanya. “Nana bawa boneka sapi saja. Karena boneka sapi ini kesayangan Nana.” Boneka sapi berukuran sedang, dapat Liana peluk dengan bulu-bulu halus dan lembut. Elina menganggukan kepalanya dan tersenyum. Putrinya sangat lucu dan menggemaskan.
1072.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai lemari boneka besar
Baca
+Pustaka
Pendekar Tanpa Wajah

Pendekar Tanpa Wajah

Yao Chen harus bisa mengumpulkan sebanyak itu jika dia ingin membeli boneka kultivator. “Eh, tapi ini boneka yang berbentuk anak kecil terlihat rusak dan pasti murah. Coba aku lihat harganya!” Hu Meng bersuara ketika pandangannya jatuh ke boneka paling ujung. Mata Yao Chen ikut ke sana. Dia melihat 1 boneka yang berbeda sendiri. Itu berbentuk anak kecil perempuan berusia kisaran 10 tahun. Dia terlihat berdebu dan kusam dengan raut sedih, terlihat sangat mengenaskan.
9.947.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai lemari boneka besar
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Terlambat! Tuan Mafia, Istrimu Tak Sudi Kembali

Terlambat! Tuan Mafia, Istrimu Tak Sudi Kembali

Berbeda dengan sang kembaran, anak itu justru mendongak menatap boneka-boneka ikan kesukaannya. "Leo mau beli itu," ujarnya menunjuk ke arah boneka ikan berwarna oranye. "Itu ikan Nemo!" seru Theo dengan mata berbinar. "Kita masih belum punya ... tapi hampir semua boneka di rumah itu bentuk ikan." "Iya, tapi ikan yang ini tidak bisa digoreng," jawab Leo sambil terkikik geli. Saat Leo mengulurkan tangannya mengambil boneka ikan yang ia pilih, tiba-tiba seorang anak perempuan menyahut boneka yang sudah ada di tangan Leo.
1013.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai lemari boneka besar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status