Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istriku Seorang Pengangguran

Istriku Seorang Pengangguran

Dia kembali dengan obat masuk angin yang dia maksud, memasukkannya ke dalam kantong yang lebih kecil. "Eh? Ada isinya?" gumam Ayu saat tangannya menyentuh plastik. Dia menariknya, sampai plastik kecil itu keluar dari tempatnya. "Apa ini?" gumam Ayu, dengan kening berkerut. Dia membalikkan plastik tersebut, agar bisa melihat isinya.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai lemari plastik kecil
Baca
+Pustaka
TERIKAT PERJODOHAN

TERIKAT PERJODOHAN

Kotak persegi bersampulkan plastik tersebut harus segera diamankan setelah dibayar. Kelimanya berjalan beriringan menyusuri rak-rak display. Langkah Niel sebagai komandan terhenti kala matanya menangkap bungkus pembalut yang tadi pagi ia sempat lihat di toilet kamar Zeusyu. Kepalanya kontan bergerak kesana-kemari— celingukan untuk melihat keadaan sekitar. 'Waduh, rame lagi. Gimana nih?' batin Niel resah.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai lemari plastik kecil
Baca
+Pustaka
JERAT CINTA RENTENIR MUDA

JERAT CINTA RENTENIR MUDA

Tak butuh waktu lama, kamar itu kembali rapi. Salah satu laci nakas sedikit terbuka. Ayu pun mendorong untuk merapikannya. Namun, gerakannya terhenti karena melihat kantong plastik klip transparan berisi banyak butiran kecil mirip obat berwarna kuning. Plastik itu tanpa label nama atau keterangan apa pun. Ayu mengambilnya dengan dada berdebar. “Ini … apa?” gumamnya pelan.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai lemari plastik kecil
Baca
+Pustaka
Abang Ojek VS Ibu Polwan

Abang Ojek VS Ibu Polwan

Sang Polwan ini membawa serta plastik bingkisan dan Yongmah. “Maaf ya Liv, rumahku berantakan,” kata Hekal seraya meletakkan helm dan jaketnya tadi. “Harap maklum, ini rumahnya lelaki bujang, teknisi pula. Silahkah, silahkan duduk, Liv.” Sebelum duduk, Olive meletakkan Yongmah dan plastik bingkisan di atas meja. “Wow, apa nih?” Tanya Hekal merasa heran dengan keberadaan plastik bingkisan itu.
9.447.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai lemari plastik kecil
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Top Five vote 5/9/2023. 1.Produksidiperta 2.Agustian 3.Edy Suparman 4.Agustian Absyari 5.Awang Mulyadi. Terima kasih kk pmbaca utk votenya. Trrima kasih jg utk kk2 yg lain, yg tdk bisa sy tulis semua namanya di sini. Licin rejeki enteng jodoh sehat selalu dan dompetnya basah terusss.. amin.
Nia Ummi Hasan
baca novel burunan cinta Bu polwan ....kek nonton film ada debar2 kejutan, disetiap episode nya... tapi ada jengkelin SM Haikal ny yg lemot raih sinyal cinta nya olive... gue keplak tu kepala biar nyangkut sinyalnya
Baca Semua Ulasan
Suamiku Doyan Selingkuh

Suamiku Doyan Selingkuh

Semuanya terlihat aman saja sampai Nisha menemukan tiga bungkus plastik sangat kecil di bagian dalam dompet. “Apa ini?!” gumam Nisha kaget. Dipandanginya plastik seukuran tiga ruas jari. Isinya bubuk putih tidak sampai setengah plastik. “Jangan-jangan ini ....”Tangannya menutup mulut. “Kak Firdaus ngobat?!” Nisha menoleh ke arah kamar mandi. Masih terdengar suara cebar-cebur. Cepat-cepat dimasukkannya lagi dua plastik ke dalam dompet, lalu dompet ke dalam saku celana.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai lemari plastik kecil
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Pengganti Suami Kembaranku

Menjadi Istri Pengganti Suami Kembaranku

Alice merobek sedikit ujung kaki boneka. Alice mengeluarkan sebuah benda kecil seukuran ibu jarinya yang terbungkus plastik. "Gila! Sungguh gila! Jadi selama ini Katy yang_? I_ini_ kan bom C4 jenis terbaru! Mereka berhasil membuat jenis yang tidak terdeteksi alat pendeteksi bom dan X'ray?"
1032.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 986 kali sebagai lemari plastik kecil
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
Stefani
Dear pembaca setia novel 'Menjadi Istri Pengganti Suami Kembaranku'... Terima kasih atas kebersamaannya dalam membaca cerita ini. Semoga dari awal hingga tamatnya cerita ini, berkenan di hati pembaca semua. Sampai jumpa di karyaku selanjutnya ya....
irene
Baru selesai baca seluruh bab baru sadar ini on going 🥲 ide dan alur ceritanya bagus cuman penyusunan kalimatny kadang agak belibet atau kadang kurang ngena sama sikon yg terjadi.. di bbrp bagian yg harusnya dibuat seru jadi kurang greget..
Baca Semua Ulasan
AKU SANG ISTRI BOSS

AKU SANG ISTRI BOSS

Dennis meraih kalung itu dan melihatnya dengan seksama sambil mengernyitkan dahi. “Sepertinya memang ada memori kecil di sini,” gumam Dennis. Klek. Liontin berbentuk makam itu kemudian seperti dibuka. Dari dalam liontin itu Dennis mengeluarkan benda sangat pipih dan kecil. Ia pegang benda itu dengan telunjuk dan jempol tangannya.
9.729.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 626 kali sebagai lemari plastik kecil
Baca
+Pustaka
Godaan Panas Sang Asisten CEO

Godaan Panas Sang Asisten CEO

Hingga akhirnya gerakan kecil itu tertangkap jelas oleh lensa teropong. Sesuatu dimasukkan Shenina ke dalam keranjang. Leon menyipitkan mata. Plastik kecil berbentuk persegi dan mengkilap. Itu adalah alat pengaman. Napas Leon langsung memburu. Tangannya mencengkeram setir dengan keras, urat di punggung tangannya menonjol. “Untuk apa kau membeli itu?” desisnya lirih, penuh emosi yang tidak ia sadari sudah keluar dari kendali.
787 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai lemari plastik kecil
Baca
+Pustaka
Akhirnya Aku Kembali

Akhirnya Aku Kembali

Beranjak dari ranjangnya, Shen Yiyi ingin melihat semakin dekat benda yang menyerupai sebuah plastik berwarna hitam dan berukuran sangat besar itu. Setelah semakin dekat, Shen Yiyi dapat memastikan bahwa benda itu memanglah sebuah plastik yang telah terisi penuh dan membengkak dengan sangat besar. Kedua alis Shen Yiyi sedikit mengernyit karena penasaran dengan isi di dalam plastik super jumbo itu.
9.8191.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai lemari plastik kecil
Baca
+Pustaka
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

Belum sempat alat itu ditaruh, Mamah Indri datang dengan dua kantong plastik besar. “Nah, ini giliran Mamah!” katanya sambil tersenyum lebar. “Lho, isinya apa lagi, Mah?” tanya Ziva penasaran. Mamah Indri menepuk-nepuk plastik pertama. “Yang ini bantal khusus ibu hamil, bentuknya kayak huruf ‘U’. Enak banget buat tidur, nggak bakal pegal leher.” “Yang ini,” katanya sambil mengangkat plastik kedua, “minyak aromaterapi buat relaksasi. Wanginya lembut, Ziva pasti suka.”
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai lemari plastik kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status