Kesatria Mawar
Hanya dalam sekejap, rombongan itu raib.
Tepat saat teleportasi berhasil dilakukan, Ghumaysa tiba ke tempat pertarungan. Namun, mangsa sudah tak ada, justru anak buahnya yang tergeletak tak bernyawa. Amarah menggelegak. Dia membakar habis jasad para siluman dengan api hitam dan menyerap energi yang tersisa. Siluman beruang yang menemaninya sampai gemetar ketakutan.
Ghumaysa menatap tajam si siluman beruang, lalu memberi perintah, "Culik seratus petarung hebat! Waktu kita tidak banyak, masa itu tinggal sebentar lagi!"
Hot Chapters