Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Little girl

Little girl

ucapnya dengan tangan yang penuh eskrim itu memegang paha Elang sehingga celana berwarna putih selutut milik Elang kini menjadi kotor. "Yah kotor," ucap Glora dengan raut wajah polosnya. Elang yang melihat itu mencoba untuk tidak mencium pipi Glora sekarang juga. Bocah kecil itu justru memasang raut wajah marahnya memandang Glora dengan tatapan tajam. "Celana aku jadi kotor gara-gara kamu," ucapnya dengan sinis, hingga membuat mata Glora kini berkaca-kaca karena takut.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai li'l petey
Baca
+Pustaka
LILY

LILY

Mereka sedang menikmati keindahan Central Park sambil berbincang dengan ditemani kumpulan burung migran yang ada di Central Park. “Kamu sedang mencari apa Li? daritadi aku perhatikan kamu seperti sedang mencari sesuatu," ujar Rachel. “Iya, aku sedang mencari jepit rambutku," jawab Lily. “Oh, jepit rambut yang biasanya kamu pakai itu?” tanya Rachel. “Iya benar, kamu melihat jepit rambutku engga Chel? tadi jepitnya aku lepas terus aku masukkan ke dalam tas, tapi sekarang engga ada,” ujar Lily.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai li'l petey
Baca
+Pustaka
Pencuri Kecil Kesayangan Tuan Muda

Pencuri Kecil Kesayangan Tuan Muda

celetuk Camille cepat menyahut perkataan Martin. Martin tergelak, pun juga Eve dan Solenne. Mereka berbincang dan Eve bercerita banyak jika selama ini dia selalu berdoa untuk Camille. Bahkan semua bisnis Eve diberikan nama LilC yang berarti little Camille untuk mengenang putrinya tersebut akan selalu hidup dalam hatinya yang juga Eve yakini jika Camille pasti masih hidup di suatu tempat.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai li'l petey
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Pete berdiri di depan panggung kayu, menggantungkan papan kayu kasar, lalu menggosoknya dengan pensil arang, meninggalkan bekas dengan kedalaman yang bervariasi. Orang-orang perlahan berkumpul, termasuk anak-anak dan orang dewasa. Thorne juga berdiri di pinggiran. Ia telah bekerja sepanjang hari dan bahunya masih sakit, tetapi ia tetap tidak pergi. Pete mengambil pensil arang dan menatap anak yatim piatu yang ditemuinya malam sebelumnya: "Siapa namamu?" Little Mud terdiam sejenak, lalu secara tidak sadar menundukkan kepalanya. "Saya tidak punya nama," bisiknya. "Semua orang memanggil saya Si Lumpur Kecil."
9.67.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai li'l petey
Baca
+Pustaka
Little Brother

Little Brother

kata gadis itu setelah tiba di samping Yohan. "Ada apa mencariku?" balas Yohan menaikkan sebelah alisnya. Nadanya terdengar dingin dengan muka tak berekspresinya. "Tentu saja mencari teman, hehehe. Kau mau pergi ke mana sekarang?" sahut gadis itu. Diketahui bernama Liliana. Teman sekelas yang selalu menempel pada Yohan. Lelaki itu tidak menyukai sikap Liliana yang terlalu dekat dengannya. Risih. Namun, bahasa tubuh Yohan mungkin diabaikan oleh Liliana. Sehingga dia seolah bebal. Yohan mendengus berat. "Ke suatu tempat yang tidak boleh dimasuki wanita," jawab Yohan judes.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai li'l petey
Baca
+Pustaka
Kembali bersama Putri yang Kau Buang

Kembali bersama Putri yang Kau Buang

Dia adalah Leary, anak yang Petri benci, anak yang Petri hindari dan anak yang sudah beberapa kali di perlakukan dengan buruk olehnya. Anak itu tidak beranjak pergi meski waktu sudah larut, dia tidak berhenti memeriksa suhu tubuh Petri untuk memastikan bahwa Petri baik-baik saja. Di jam dua malam Petri terbangun dan demamnya sudah turun, Petri terduduk dari tidurnya, melihat Leary yang kini masih duduk bersimpuh di lantai terlihat ketiduran. “Bangunlah,” suara serak Petri yang terdengar keras membuat Leary langsung terbangun.
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 668 kali sebagai li'l petey
Baca
+Pustaka
Satelliciocis Satellite

Satelliciocis Satellite

Mengetahui Pete sudah di sana, Sybil pun pergi dari area pintu setelah memberikan senyuman kepada Louis sekali lagi yang dibalas dengan hal serupa oleh pria itu. Louis masih menatap punggung Sybil membuat Pete baru saja menampar pipinya agak keras membuatnya tersadar. "Jika kau menyukai adikku, aku bersumpah, atas nama ibuku, akan kujual jiwamu agar aku bisa membeli kedai baru di pusat Grey Street!" Louis tertawa mendengar ucapan Pete begitu pula sebaliknya. Lalu keduanya berjalan menuruni beberapa tangga setelah Pete menutup pintunya. Ketika Pete mengeratkan mantelnya, Louis berkata, "Aku selalu menduga adikmu menyukaiku. Seharusnya kau yang menjual jiwanya untuk membeli kedai baru di pusat
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai li'l petey
Baca
+Pustaka
Little Wife

Little Wife

Ketika menginjak usia tahun pertamanya, Samudera sudah bisa berjalan dan menyebut Leon maupun Elsa sebagai Mama Papa, walau pelafalannya masih tidak terlalu jelas. Mereka juga sudah tidak lagi tinggal di apartemen. Leon membeli sebuah rumah sederhana yang memiliki halaman sangat luas, di depan maupun belakang.
9.791.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai li'l petey
Baca
+Pustaka
PELITNYA SUAMIKU

PELITNYA SUAMIKU

teriak nya Yuni menghentakkan kakinya kemudian berjalan memasuki kelas nya. Disepanjang perjalanan dia menggerutu karena sikap Arumi yang cuek. Yuni masuk ke kelasnya dan melihat Ajeng sedang mengobrol dengan beberapa temannya. ''Kamu murid Mbak Arumi Ya, dia guru les kamu ?''
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai li'l petey
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status