Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PLAYER

PLAYER

Ia berniat mengatakannya di dalam hati, siapa sangka suaranya terdengar cukup lantang. Ervin tidak perlu memperjelasnya lagi. Otaknya malam itu terasa sangat encer, sampai ia bisa mengerti apa yang disampaikan Arla melalui kata-kata singkatnya. Dan cara main seorang player sebenarnya bisa dibilang sama. Tertarik, dekati, jalani, putus. Sesimpel itu. “Aku mau dessert deh.” Arla bangkit dari duduknya. “Ya udah yuk, ke minimarket bawah.”
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 809 kali sebagai life is game
Baca
+Pustaka
Hello, Real Life

Hello, Real Life

Adelio tidak memberikan perlawanan terhadap apa yang Enzi lakukan, ia hanya diam membisu. "Jadi, apakah kamu akan membalasnya?" tanya Enzi pelan, takut menyinggung Adelio. "Tidak ada balas dendam, Alicia dan Nara menang dalam game ini and i'm loser." Enzi membuka botol air mineral itu lalu memberikanya ke laki-laki di hadapannya ini. Hidup menjadi anak remaja orang terpandang tidaklah mudah. Kamu di paling atas dan sangat rawan untuk terjatuh.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai life is game
Baca
+Pustaka
Let's Play With Me

Let's Play With Me

Beatrice tak percaya. “Apa kalian lupa? Hari ini adalah peluncuran perdana pejudian Tn. Edgar. Let’s Play With Me.” Cora bangkit dari duduknya lalu ikut melangkah masuk ke lift. Ekspresi datarnya sangat susah dibaca.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai life is game
Baca
+Pustaka
Petualangan Hidup

Petualangan Hidup

Ada juga lagu dan film favorit, permainan untuk dimainkan, rumput untuk dipotong, olahraga untuk dimainkan dan tim untuk mendukung. Dan sekarang saya duduk di sini mencoba melihat melalui layar ponsel dan melihat waktu itu, dan saya hampir bisa merasakan anak laki-laki kurus berkulit coklat terkubur dalam tubuh berusia empat puluh tahun ini, dan saya hampir bisa mendengar suara yang saya dengar saat itu. Tapi sepanjang musim itu terkandung dalam gambar benak saya berlari di jalan menuju ke hutan dengan koin di sakunya dan keringat mengalir di punggungnya.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai life is game
Baca
+Pustaka
Tujuh Dosa Besar

Tujuh Dosa Besar

Kucing itu mengedipkan sebelah matanya dan berpose sangat manis sekali. “Jadi saat ini, Kakak-kakak sedang ada di dalam sebuah game. Tubuh asli kakak, ada bersama aku di dunia nyata. Tersimpan di tempat yang aman dan tidak terjangkau oleh siapa pun, kecuali tim pengembang ‘Purify Game’. Jadi … bisa dikatakan, tubuh kakak di sini hanyalah sebuah avatar." 'Avatar?' batin Arya. Sebentar … Arya butuh waktu untuk mencerna informasi yang terkesan sangat cepat dan mendadak ini. Arya mengangkat kedua tangannya, kemudian membolak-balikan sambil menatapnya.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 471 kali sebagai life is game
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua

Kehidupan Kedua

Langsung melotot kaget melihat eksistensi sang sobat di hadapan matanya. "Astaga! Bro, what the f*ck are you doing in my house?!" tanya Marko dengan kesal. Ia bahkan tidak dapat menghentikan mulutnya sendiri untuk berkata kasar. Jevano tetap santai bermain bersama Leon. "Main." "Ya aku juga bisa lihat kamu sedang main?" sahut Marko dengan kesal. "Terus kenapa masih bertanya?" tanya Jevano malas. Di saat yang sama, karakter game yang ia gunakan akhirnya kalah dari Leon. Membuat Jevano mendesah malas. "Ah, kalah."
1013.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai life is game
Baca
+Pustaka
Love of My Life

Love of My Life

Baru saja tiba di ruang dokumen, ponsel Bu Intan berbunyi. "Hallo... maaf saya sudah tidak memerlukannya lagi. Saya sekarang dipaksa resign setelah saya mati-matian mempertahankan kelangsungan perusahaan. Jadi info dari Anda sudah tidak berguna lagi. Hanya kalau saya boleh memberi nasehat, berhentilah. Ingat, semua yang namanya permainan ada resiko game over, seberapa jagonya pun kamu bermain. Anda dan saya itu sama saja. Kita mengawalinya karena terpaksa. Tapi sekarang Anda sudah tidak terpaksa lagi bukan? Sekarang Anda melakukannya karena tuman. Anda masih muda. Jalan hidup Anda masih panjang. Berhentilah selagi bisa. Perbaiki hidup Anda. Hancurkan semua jejak yang bisa membuat hidup Anda
9.921.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 536 kali sebagai life is game
Baca
+Pustaka
Life Hates Me

Life Hates Me

Kulangkahkan kakiku menuju kamar tidurku, meninggalkan kedua orang tuaku di ruang tamu. Aku mengganti bajuku ke baju yang lebih nyaman dipakai lalu mengisi waktu luang ini dengan bermain game online. Selama memainkan telepon pintarku, samar-samar aku mendengar suara mama dan papa yang saling menyalahkan dan menghina satu sama lain. "Defeat." Bunyi itu keluar dari speaker alat elektronik ini.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai life is game
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status