PRAMESWARI
"Ya, Mbak Honey. Sama-sama, aku seneng banget kok, kalau bisa bantu."
Giga memarkir mobilnya di halaman rumah Mbak Honey yang ditumbuhi pohon matoa, kepel nam-nam. Sebelum mematikan mesin dan turun menemui Prameswari, dia menyisir rambut cepaknya sampao benar-benar telrihat rapi. Bukan hanya rambut yang disisirnya, tapi juga kumis tipis, jenggot yang belum begitu tebal dan alis. Srooot, srooottt … Dalam hitungan detik, Giga menyemprotkan parfum aroma lemon ke bagian depan, samping dan belakang tubuhnya secara merata. 'Hemmm, wangiii! Semoga ditunjang dengan penampilan yang handsome seperti ini, Prameswari lebih mudah diarahkan dan diberikan pemahaman. Kasihan Mbak Honey, kalau sampai dia kek
Hot Chapters