Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

Tampilannya terlihat lebih dinamis, perpaduan warna hangat dan elemen grafis yang menggugah selera, dengan font yang lebih santai, namun tetap terkesan profesional. "Untuk bagian judul menu saya ganti jadi font yang lebih rounded, biar kesannya lebih friendly. Foto-foto makanan juga saya perbesar supaya tampilannya lebih 'menggoda', Mas ANtonio." Adelia menjelaskan sambil menggeser halaman demi halaman. “Wah, ini beda, ya. Warna latarnya juga lebih segar. Yang sebelumnya terlalu gelap, kayak restoran fine dining. Padahal usaha saya kan kafe-kafe makan kekinian.”
1017.3K viewsOngoingAdded to Library 415 Times as link font aesthetic
Read
+Library
Swing Partner

Swing Partner

Om Pram menunjuk pada lembar fotokopian proposal dari Alaska Logam dan Timur Metal, “Huruf ini sudah tidak dipakai lagi?” Dia masih tersenyum lebar saat menggeleng. “Sudah termasuk dalam font klasik. Nama font-nya Courier. Ada banyak turunannya tapi basically ya huruf mesin tik jadul. Artinya, kedua perusahaan itu mempunyai rasa percaya diri yang kuat karena memakai font yang berbeda dari lainnya. Kepercayaan diri tinggi biasanya timbul dari orang yang berada di belakang perusahaan tersebut.”
570 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as link font aesthetic
Read
+Library
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

Dua kalimat yang menempel di kepala. Sinta mengetik draf untuk dewan dan publik: “Ketidaksesuaian terlihat pada tiga lapisan: (1) tipografi (font/kerning/baseline), (2) struktur halaman (padding/footnote), (3) karakter tanda tangan digital (vector tracing).” Ia menyiapkan visual samping-samping: kotak merah di kerning HE/ND, garis biru untuk baseline, panah kecil pada padding—semua agar orang awam bisa melihat.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as link font aesthetic
Read
+Library
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

Pesan di layar itu menggantung di udara yang mendadak terasa kering dan tipis, sebuah pertanyaan yang tidak hanya mencari jawaban, tetapi seolah-olah menguji sangat esensi dari keberadaan mereka. Font-nya yang sederhana, sans-serif, dan tanpa hiasan terasa seperti tatapan kosong dari sebuah entitas yang tidak memahami kehangatan, hanya logika dingin dari koneksi dan data. Setiap huruf berpendar dengan cahaya putih yang stabil, tanpa kedipan, tanpa jiwa.
891 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as link font aesthetic
Read
+Library
Pernikahan Kilat dengan Dosen Kaya Raya

Pernikahan Kilat dengan Dosen Kaya Raya

Saat Johan keluar dari ruangan Reline beberapa menit kemudian, Alya iseng bertanya, “Gimana? Font-nya cocok?” Johan mengangkat bahu. “Dia cuma nanya antara Arial sama Calibri. Tapi akhirnya milih Arial juga.” Alya tertawa kecil. “Dari dulu juga selalu Arial, kan?” Johan ikut tertawa. “Iya. Aku juga heran kenapa hal yang tidak penting membuat Bu Reline meminta pendapat pegawai lain yah? Apakah dia ingin membuat laporan lain yang tidak seperti biasanya atau apalah, aku tidak sempat melihatnya tadi” jelas Johan sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
10915 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as link font aesthetic
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status