Dosa dalam Cinta
“Aku? Aku hanyalah utusan, Sekar. Utusan dari kekuatan yang jauh lebih besar dari Batavia... lebih besar dari VOC... lebih besar dari kau dan semua orang di ruangan ini. Dan aku di sini bukan untuk menawar. Aku di sini untuk mengambil... yang menjadi hak kami.”
Tiba-tiba, dari balik barisan pria-pria bertopeng itu, seorang anak kecil muncul, sekitar sepuluh tahun, dengan mata besar yang kosong, mengenakan baju compang-camping yang basah kuyup. Anak itu melangkah maju, tanpa suara, tanpa rasa takut, dan di tangannya, tergenggam benda kecil yang mengilat di bawah cahaya redup. Liontin. Liontin yang sama dengan yang pernah Satrio genggam—bunga melati yang diukir halus, simbol yang mengikat mere
Hot Chapters