Sang Penguasa, Mr. Levon
Angelina menghembus napas, lalu ia memejamkan matanya sebagai isyarat bahwa dirinya sudah siap dibunuh.
Dalam keadaan mata terpejam, ia tersenyum membayangkan hal-hal indah salama hidup di dunia. Mengingat kebersamaan dengan keluarganya, sampai mengingat pertemuannya dengan sosok yang luar biasa, Azmir Levon Leonardo.
“Mama, Oma, Opa, Baba, Anne, dan kau Tuan Leo. Aku sangat-sangat mencintai kalian. Maafkan Angel sudah mengecewakan kalian,” ucap Angelina dalam batinnya.
Bab Populer