Pesugihan Kandang Bubrah
Api itu menyala dan asapnya membubung tinggi, menyeruak ke langit malam yang gelap.
Saat api mulai membakar kemenyan, tiba-tiba, Arif merasa sesuatu yang asing menyelimuti dirinya. Kegelapan di sekelilingnya terasa lebih pekat, lebih menekan. Arif merasakan tubuhnya terikat dalam lingkaran, tak bisa bergerak.
Suara bisikan yang sama kembali terdengar, kali ini lebih nyata, lebih mendalam. "Kamu sudah memilih jalanmu, Arif. Sekarang, bayar harga dari pilihan itu."