Serenade Cinta Dibawah Bintang
Tapi nyatanya, bayangan itu tetap menempel—dalam bentuk lirik lagu yang ia dan Adrian ciptakan bersama.
“Luna-san,” suara seorang panitia festival memanggil. “Kami akan mulai persiapan. Mohon bersiap di belakang panggung sepuluh menit lagi.”
“Baik,” jawabnya sambil tersenyum sopan.
Ia melangkah ke ruang persiapan dengan hati yang berdebar. Gitar kecil yang ia bawa dari Indonesia tergantung di punggungnya. Lagu yang akan ia bawakan malam ini adalah karya pribadi—lagu yang lahir dari luka, rindu, dan harapan. Lagu yang tak pernah ia kira akan dinyanyikannya di panggung internasional.