Pernah Menyesal Menikah
“Iya. Aku pikir bakal baik-baik aja tanpa kamu, tadinya pengen nunjukkin ke kamu kalau aku baik-baik aja setelah kamu pergi. Tapi aku salah, semakin bertemu sama kamu, semakin aku nggak bisa menahannya. Aku rindu kamu, Ta."
Aku menghela napas panjang, mencoba menahan getaran di dadaku. Mendengar kata-kata itu membuat hati ini sedikit melunak, tapi aku tahu harus berhati-hati
“Apa kamu benar-benar mengerti apa yang aku rasakan, Jagad? Kesepian itu … rasa tak diperhatikan… Itu bukan sesuatu yang bisa sembuh begitu saja.”