Hati yang Terbagi
Lea menitikkan air mata haru.
Aku tersenyum, berharap itu sebuah do'a.
"Dah, yuk siap-siap!"
"Kemana, Bang?"
"Hari ini kita jalan-jalan. Abang sudah minta ijin sama Arsyad tadi. Jadi, buruan sana dandan. Alifa biar dijaga sama Mbak Yati, kamu sudah stok Asip kan?"
"Beneran, Bang?"
"Bener, kapan aku bohong!"