Pendekar Kera Sakti
Baraka membatin, "Ngapain mau tarung pakai melangkahi mayat orang mati dulu? Hapsari bermaksud sesumbar apa memang bego sih. Mestinya kan 'Langkahi dulu mayatku', gitu. Baru namanya sesumbar penuh tantangan! Ah, masa bodolah. Yang penting aku menunggu hasil akhirnya saja. Siapa dari mereka yang menang dan bisa bawa kabur aku. Harapanku sih Nyai Payung Cendana yang menang, tapi kalau memang Janda Keramat yang unggul ya apa boleh buat! Gimana nanti aja!"
Gurunya si Bunga Taring Liar punya senjata antik, yaitu sebuah payung. Payung itulah yang ada di punggungnya dalam keadaan menguncup, punya tempat sendiri seperti tempat pedang. Gagangnya yang nongol lewat pundak itu mirip gagang pedang. Ketik
Hot Chapters