Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Dalam Kilauan Senja

Cinta Dalam Kilauan Senja

"Besok kita akan melanjutkan perjalanan menuju puncak gunung Senja. Kita hampir sampai," jawab Arif dengan semangat. "Aku yakin kita akan mencapai puncak dan menemukan harta karun yang kita cari." Maya tersenyum dan mengangguk. "Aku tidak sabar untuk melihat pemandangan dari puncak. Dan yang lebih penting, aku tidak sabar untuk berbagi momen itu dengan kalian."
101.2K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
KETIKA SUAMIKU SELINGKUH ...

KETIKA SUAMIKU SELINGKUH ...

Saat ku tenggelam dalam sendu Waktupun enggan untuk berlalu Ku berjanji tuk menutup pintu hatiku Entah untuk siapapun itu Semakin ku lihat masa lalu semakin hatiku tak menentu Tetapi satu sinar terangi jiwaku Saat ku melihat senyummu Reff: Dan kau hadir merubah segalanya Menjadi lebih indah Kau bawa cintaku setinggi angkasa Membuatku merasa sempurna Dan membuatku utuh tuk menjalani hidup Berdua denganmu selama-lamanya Kaulah yang terbaik untukku
3.6K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
Tunangan Direbut Paksa, Diincar Pria Buruk Rupa

Tunangan Direbut Paksa, Diincar Pria Buruk Rupa

Datang akan pergi Lewat 'kan berlalu Ada 'kan tiada bertemu akan berpisah Awal 'kan berakhir Terbit 'kan tenggelam Pasang akan surut Bertemu akan berpisah Hey, sampai jumpa di lain hari Untuk kita bertemu lagi Kurelakan dirimu pergi Meskipun ku tak siap untuk merindu Ku tak siap tanpa dirimu Kuharap terbaik untukmu
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 369 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Tapi terasa datang dari ruang yang tak bisa dijelaskan. Bulan menutup mulutnya. “Itu… suara yang kemarin aku dengar.” Aruna merasakan tengkuknya menegang. Lagu yang sama. Tembang Jawa lama yang liriknya tidak pernah jelas. Hanya potongan-potongan kata tentang “janji”, “darah”, dan “kembali”. Bagas berdiri paling dekat pintu. “Kita cek.” “Jangan!” Pelangi menahannya. “Pak Seno sudah bilang—”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
Menikahi CEO, Penyesalanku

Menikahi CEO, Penyesalanku

“Ambillah. Pemilik tempat ini yang membuatnya. Dia pernah bilang pada aku, kalau aku melihat seseorang menunggu di depan pintunya saat hujan, aku harus memberikan ini.” Tangan Arif gemetar ketika menerima payung itu. Pegangannya terbuat dari kayu zaitun yang dipoles halus. Di sana, terukir dengan tulisan tangan aku, satu baris teks. [Badai selalu akan berlalu. Tetap bahagia di jalur kamu sendiri.] Dua kalimat yang sederhana itu menyambar Arif seperti petir, menghancurkan sisa-sisa khayalan terakhirnya.
7.4K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
Cinta Di Ujung Senja

Cinta Di Ujung Senja

Allaric berusaha menikmati permainan Laura, walaupun seringkali wajah Kirana yang selalu hadir dalam pikirannya. Permainan kedua ya semakin panas, keduanya berpacu untuk mencapai puncak kenikmatan. Hingga akhirnya, terdengar lenguhan panjang keduanya dan mereka pun lunglai dengan bersimbah peluh. Allaric bangkit dari atas tubuh Laura, ia segera memungut pakaiannya yang berserak ke lantai dan segera memakainya. "Kau tidak tinggal?" tanya Laura dengan napas masih tidak beraturan. Laura menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.
109.9K viewsOngoingAdded to Library 258 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
Payung Merah

Payung Merah

Sayangnya, orang itu sudah tidak kelihatan. "Sialan! Siapa, sih, nyebelin banget? Nabrak orang sembarangan." Entah sudah berapa kali Tika mengumpat hari itu. "Eh, loh, kok, ada payung di sini? Siapa yang taruh, ya? Apa orang yang nabrak aku tadi?" Seketika kekesalannya menguap berganti dengan sejuta tanya mengenai payung merah yang terselip dalam tasnya. Tadinya dia tidak menyadarinya. Namun, saat membenarkan posisi tasnya, barulah dia melihat payung merah itu.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

tanya Alya “Iya, mandi hujan. Jadi, kita berlarian di tengah hujan, tertawa bersama dan lain-lain. Seperti biasa ketika kita bermain bersama dengan teman-teman, hanya saja ada air yang jatuh dari langit dan membasahi pakaian kita. Ibu mengatakan, itu yang di namakan mandi hujan. Seru tahu, ayo?” Alya hanya menganggukkan kepalanya, mendengar kata-kataku tadi. Setelah memastikan tidak ada kendaraan yang melintas di jalan, Aku langsung menarik Alya, berlarian di tengah derasnya hujan. Alya yang awalnya takut kalau seragamnya kotor, kini pikiran itu menghilang seketika. Alya berlari sambil berteriak sekencang-kencangnya. Pikiran tentang Zahir, kini lenyap diterpa hujan yang sangat deras. Emosi y
108.1K viewsOn holdAdded to Library 307 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

Kumasih terjaga Sayang kau di mana aku ingin bersama Aku butuh semua untuk tepiskan rindu Mungkinkah kau di sana merasa yang sama Seperti dinginku di malam ini Rintik gerimis mengundang kekasih di malam ini Kita menari dalam rindu yang indah Sepi kurasa hatiku saat ini oh sayangku Jika kau disini aku tenang Tepuk tangan Pak Bos dan teman-teman kru---baik yang bersamaku dari Jakarta mau pun penyelenggara acara di sini---membuatku tersenyum sambil mengucap terima kasih. Lirik ciptaan Delon itu memiliki arti tersendiri selain enak didengar.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
Sebening Senja

Sebening Senja

Hanya di kamar ini ia bisa menunjukkan sebenar-benar dirinya, tanpa seorang pun tahu yang ia pikirkan bahkan rasakan. Jalinan air dan bumi, semakin merapat hingga tak ada celah untuk tak membasahi setiap benda yang terusap. Hadirnya selalu mampu memaksa Senja mengingat jejak lapuk yang kusut namun sulit untuk surut. Selalu ia nikmati meski pahit, selalu nagih seperti kopi dalam gelas gelatik yang ia genggam. Bersama tegukan dari bibirnya mengalir rindu menyesap hingga ke hati. "Senja, hujan." Bibir itu bergetar menahan dingin. Ia melipat tangan di depan dada seraya mendekap jaket yang terlihat lebih besar dari ukuran badannya.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status