Satu hal yang sering aku pikirin pas lagi dengerin 'Count on Me' adalah soal versi terjemahan — ada nggak sih yang benar-benar resmi? Aku pernah cari-cari waktu mau nyanyiin lagu itu di perayaan ulang tahun teman, dan hasilnya campur aduk. Secara umum, pemilik hak cipta (label atau penerbit musik) yang bisa merilis terjemahan resmi; kalau penerbit mengeluarkan terjemahan untuk distribusi internasional atau di booklet album lokal, itu baru bisa disebut resmi.
Dari pengalaman, lagu Bruno Mars biasanya tersedia dalam bentuk lirik bahasa aslinya di situs resmi atau platform streaming. Sementara terjemahan ke bahasa lain sering muncul di situs-situs penggemar atau di layanan pihak ketiga seperti Musixmatch, dan itu belum tentu memiliki izin dari pemegang hak. Jadi kalau yang kamu temukan di internet—terutama yang nggak di-link ke sumber resmi—kemungkinan besar fan-made.
Kalau aku lagi butuh versi yang ‘aman’ untuk dipakai di acara, aku biasanya cek dulu platform resmi penyanyi atau halaman penerbit lagu; kalau nggak ada, aku pakai terjemahan penggemar buat keperluan pribadi saja. Intinya, resmi itu biasanya datang dari pemegang hak, dan untuk 'Count on Me' aku nggak menemukan rilis terjemahan Bahasa Indonesia yang jelas status resminya. Tetap enak dinyanyikan dalam bahasa aslinya, sih—sederhana dan hangat.