Dewa Iblis Gerbang Neraka
Yang lain, lebih parah, tertawa—tawa kosong dan panjang, seolah-olah kesadaran mereka sudah patah.
"Hehe... hahahaha... lihat aku... aku dewa sekarang..." gumam seorang kultivator dengan mata kosong, sebelum roboh tak sadarkan diri ke dalam genangan ungu.
Di tengah kekacauan itu, Dewa Mabuk hanya berdansa, tubuhnya berputar-putar ringan di atas air ungu yang memantulkan wajah-wajah hancur itu. Botol kosongnya berayun di tangannya seperti lonceng kemenangan, sementara dari bibirnya meluncur nyanyian pelan, nyaris seperti lagu nina bobo untuk dunia yang sudah terlalu rusak untuk diselamatkan.