Bangkitnya Istri Buta yang Dikhianati
"Itu pria asing yang aku maksud."
Langkah Liam yang semula terburu-buru mengejar suara Tamara, kini mendadak terhenti. Ia mengernyitkan dahi, matanya menyempit mencoba mencari sosok yang dimaksud Tamara.
Sementara itu, Jia yang berdiri tidak jauh dari mereka, menutupi bibirnya dengan jemari, menahan tawa kecil. Senyum licik terbentang lebar di wajahnya ketika melihat Liam terjebak dalam kebingungan. Semua kata-kata Tamara ternyata hanya rekayasa yang tidak berdasar, semata-mata untuk melihat reaksi Liam. Dan melihat Liam terpancing, Jia tidak bisa menyembunyikan rasa puas yang menggebu.