Kubeli Suamiku Dari Keluarganya
Hampir saja aku hilang kendali.
"Abang kangen, Dik." Kristal-kristal bening berjatuhan di telapak tanganku. "Abang kangen Alya, abang kangen Rivo. Abang kangen keluarga kita, rumah kita yang aman, damai dan nyaman. Abang akan mengikuti semua apa kata kamu, Abang akan mengabulkan dan tidak akan pernah menentang permintaanmu, Dik! karena abang tahu semua yang kamu katakan pasti yang terbaik. Plisss ... Mari bicara!"
"Kembalilah ke rumah ibumu, Bang, jangan mengacaukan rencanaku," kalimatku terhenti. Ternyata nyeplos itu tidak baik.
Hot Chapters