Ahli Waris
Esi Apresiaseberapa cantik akuayahku cantikpemandangan indah tubuh wanitakenapa aku cantik
Cinta berdiri dan membalas tatapanku sambil tersenyum.
“Satu lagu untukmu,” kataku dan Rahman menutup telinganya.
“Gawat,” katanya.
Aku memulai menyanyikan lagu kesukaan Cinta yang selalu dia dengar. Lagu dari film vampire yang sangat romantis itu. Namun, Cinta mengerutkan keningnya saat mendengarku menyanyi. Sedangkan Rahman menggeleng menutup telinganya.
“Everyday, aa, oo …” Suaraku yang sangat fals, membuat semua penumpang tertawa, lalu bertepuk tangan. Cinta berlari menghampiriku, dan memelukku.
人気のチャプター