Sisa Cahaya di Jalan Gelap
ujarnya datar, meski di dalam hatinya ia ingin muntah mendengar kalimat itu.
Pria itu terkekeh, lalu menyalakan mesin mobil. “Suka sekali aku dengan jawabanmu.”
Lampu jalan bergulir satu per satu di kaca depan, meninggalkan bayangan samar di wajah Ratri. Ia menempelkan kening ke jendela, memandangi malam yang semakin larut. Dalam hatinya, ia berbisik lirih, hampir tak terdengar bahkan untuk dirinya sendiri: Ya Allah, sampai kapan aku harus begini?
ตอนยอดนิยม