Hingga akhir waktu
Fransis Lonenlis hingga ujung waktusetia hingga akhirsampai akhirpada akhirnya
”Minggir, biar ku tunjukkan.
“Apapun yang dia katakana selalu saja datar, pasti dulu tidak pernah belajar tangga nada hingga ucapannya mirip triplek. Dasar menyebalkan,” batin Sonia sambil berjalan ke arah sofa yang ada di samping Soici lalu mendudukkan dirinya di sofa tersebut.
“Tidak perlu menggerutu,” tegur Fransis. Gadis itu sama sekali tidak peduli, hatinya sudah dongkol tapi masih penasaran seperti seorang Fransis Lonenlis kalau presentasi.
人気のチャプター