Isela: Putri yang Terbuang
lirih Isela memanggil dengan getir, berharap bahwa mata itu bergerak dan memandangnya.
Isela meraih tangan Catelyna yang jatuh di tanah, gadis itu menempatkan tangan Catelyna di pipi untuk merasakan sentuhan terakhirnya.
"Ibu.." panggil Isela putus asa.
Gigi Isela saling mengerat, gadis itu merintih kesakitan, sekarat dalam tangisan, hatinya tercabik-cabik, duduk ditengah runtuhnya dunia yang selama ini telah menjadi tempat berteduhnya, dunia yang telah melindunginya disaat semua orang membuang dan menginginkan kematian, dunia yang telah meyakinkan dirinya bahwa dia akan tetap terbang meski langitnya gelap dan sayapnya patah.