Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENARI BERSAMA HUJAN

MENARI BERSAMA HUJAN

Ucap Al dalam hati Perasaan Al sekarang campur aduk, marah bercampur khawatir dengan apa yang akan terjadi " kamu harus menunggu Lan, Harus " Ucap Al kembali dalam hati Saat sudah beberapa jam Al melamun Telpon nya kembali berbunyi, dan kali ini Telpon sari adiknya Citra " Halo ya Cit ?" Tanya Al setelah mengangkat telponnya " Aku udah pesan tiket Pesawat nya kak, dan akan take off satu jam lagi, kakak masih mau pulang ke rumah dulu atau langsung berangkat ke bandara dari kantor " kata Citra
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai lirik mengejar badai
Baca
+Pustaka
MENGEJAR CINTA IDOLA

MENGEJAR CINTA IDOLA

[Velope maafkan aku yang tidak bisa menjaga perilaku Silvi yang pansos terhadap musibahmu, sekarang aku tak tahu harus menerima undangan talk show atau tidak] pesan diketik Meri untuk Velope. [Kak Meri terima saja berarti musibahku ini mendatangkan rejeki banyak orang, asalkan tidak bicara aneh-aneh aku bisa terima] balas Velope. Velope ini berhati mulia sudah musibahnya di gunakan untuk pansos tapi dia berkata kalau musibahnya adalah rejeki bagi orang lain. Dengan terpaksa Meri menerima undangan talk show dari beberapa acara untuk Meri. Namun dia juga tahu diri harus memperketat aturan agar Silvi tidak mengatakan hal yang membuat keributan.
9.914.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 505 kali sebagai lirik mengejar badai
Baca
+Pustaka
Obsesi Gila sang Pangeran Neraka

Obsesi Gila sang Pangeran Neraka

katanya lempeng. "Hey! Aku hanya tidak ingin repot-repot membuang waktu dengan konflik batin dan pikiran yang tidak berguna," kata Liora dengan suara lebih tinggi. "Ya ... ya ...." Eva menggendikkan bahu tidak acuh sebelum menyalakan lagu 'It Will Rain' yang dibawakan Bruno Mars. Kebetulan suasana di luar sedang hujan, seolah-olah lagu itu memang ditakdirkan untuk menjadi pengiring mobil mereka di waktu senja yang hampir petang.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai lirik mengejar badai
Baca
+Pustaka
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Di dunia batin, kubus kaca bersinarnya terang. "Badai Petir Surgawi…. Yeaaaaaaaaaa..!" "DUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!" "Gawat!" "DUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!" "Sepertinya ini menyenangkan!" "DUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!" "Cepat menjauh!" "DUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!"
9.5455.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.8K kali sebagai lirik mengejar badai
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Baca Semua Ulasan
Kaki Kaki Mungil

Kaki Kaki Mungil

Hari-hari nanti masih dipertanyakan, namun begitu, akan dinikmatinya kekecewaan ini bersama alunan milik Labirinth dan rintik-rintik hujan yang mulai menyapa. I'm jealous of the rain… That falls upon your skin… It's closer than my hands have been… I'm jealous of the rain… I'm jealous of the wind… That ripples through your clothes… It's closer than your shadow… Oh, I'm jealous of the wind…
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai lirik mengejar badai
Baca
+Pustaka
Badai Sang Pemberani

Badai Sang Pemberani

Dunia menjadi putih oleh busa, lalu gelap oleh kedalaman. Di Dalam pusaran air, Valeri berteriak. "Jangan lepas....Badai....jangan..." Tangannya menelusuri dalam buta, mencari... Lalu, akhirnya dia merasakan juga sentuhan hangat itu. Genggaman tangan Badai sangat kuat. Teguh. Tak bergeser. Dalam hati Badai berbisik: "aku tak mengerti kemana arus ini akan membawa, tapi aku tak akan pernah menyerah."
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai lirik mengejar badai
Baca
+Pustaka
Cinta Satu Malam dengan Berondong

Cinta Satu Malam dengan Berondong

Arsa dan Mili berusaha mati-matian menahan senyum geli ketika melihat bagaimana Padma mencurigai mereka. Dibantu Padma, Badai memasukkan Asa ke kursi mobil dan memastikan posisi tubuhnya cukup nyaman. Perjalanan itu diawali dengan keheningan antara Badai dan Padma. Badai berinisiatif menyalakan radio yang kebetulan sedang memperdengarkan lagu dari Gangga yang berjudul Blue Jeans. ‘Sometimes I wish That I could still call you mine Still call you mine’ Astaga, kenapa lagu ini sih? batin Padma saat mendengar lirik yang menyentilnya dan saat ini cukup sering diputar di mana-mana.
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai lirik mengejar badai
Baca
+Pustaka
Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

"Dia selama ini tersesat karenamu dan salah mencintai orang. Tapi untungnya, semua sudah kembali ke jalur yang benar." "Dan kamu, batu sandungan, sudah waktunya angkat kaki dari sini."
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai lirik mengejar badai
Baca
+Pustaka
Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

“Ustadz, saya mohon jangan . . . “ “Tentu saja kalau kau mengatakan alasannya.” “Saya sedang berusaha untuk berhijrah. Mengenal dunia lain yang lebih familiar.” “Bagus. Ustadz harap kau akan menemukan apa yang kau inginkan. Ingat, Allah akan mengirimkan badai ketika seseorang berkata ingin berhijrah kepada jalan kebenaran untuk mengetahui apakah kau batu karang yang kokoh atau hanya buih yang tersebar di lautan.”
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai lirik mengejar badai
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Setelah makan malam, hujan mulai turun di luar. Julian bersikeras ingin tidur bersama Federik, jadi Susan mengizinkannya menginap. Namun, saat bangun untuk minum air di tengah malam, Susan malah bertabrakan dengan Federik. "Aduh." Susan menjerit dan jatuh ke samping. Federik meraih dan menariknya ke dalam pelukannya, lalu bertanya dengan gugup, "Ada apa? Apa kamu terluka?"
17.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 670 kali sebagai lirik mengejar badai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status