Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sincerity of Love

Sincerity of Love

Kau dan aku berbeda (oh berbeda) Itu kata mereka uh Kututup telinga Denganmu akan kuhadapi segalanya oh [RI] Meski badai datang Dan kau merasa Dunia tak restukan kita semua Kita hadapi berdua oh-oh [ALVIN] Selama bintang menari Bulan mentari beri cahaya (ku yakin takkan ada) Ku yakin takkan ada yang kalahkan cinta kita ho-oh Selama kita berdua Tak ada yang bisa kalahkan cinta kita Selama semua dihadapi berdua (wo-wo-wo-ho) [ALVIN+RI] Pipi langit jingga merona Melihat kita bersama bersama [RI] Meski badai datang Dan kau merasa Dunia tak restukan kita Ku yakin takkan ada yang kalahkan cinta kita [ALVIN+RI] Meskipun badai datang
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai lirik lagu badai tuan telah berlalu
Baca
+Pustaka
WAJAH ASLI ISTRI BARUKU

WAJAH ASLI ISTRI BARUKU

“Menangislah jangan ditahan.” Lalu, aku menemaninya semalaman. Hanya memeluk sambil mendengarkan tangisan. Jika sudah terlalu basah, kuseka pipinya. Aku selalu menanamkan keyakinan, badai ini pasti berlalu. Anggap saja ini adalah proses pembersihan diri kami dari lumuran dosa. Semoga Allah menerima pertobatan kami, hamba – hamba-Nya yang telah mengemis kasih-Nya.
9.7179.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.2K kali sebagai lirik lagu badai tuan telah berlalu
Baca
+Pustaka
Biar Aku yang Pergi, Mas

Biar Aku yang Pergi, Mas

Akan tetapi, Dasya tidak tahu kapan itu akan terjadi. “Nggak usah, Don. Ribet,” kata Dasya tersenyum. Doni tidak bisa lagi memaksa, dia pun mengangguk mengikuti keinginan final Dasya. Sejak tadi, dia membujuk Dasya agar mau pulang bersamanya. Hujan yang datang tiba-tiba, padahal tadi udara dan cuaca baik-baik saja. Entah kenapa, hujan datang mengguyur. Apapun alasannya, Dasya tetap menolak dengan berbagai alasan. Padahal, Doni ingin menanyakan sesuatu.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai lirik lagu badai tuan telah berlalu
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Untuk Suami

Istri Kedua Untuk Suami

Rasanya sangat mustahil jika Allura akan menerima lamara dari Badai. Badai duduk termenung di tengah taman seorang diri. Cahaya lampu remang-remang menambah kesan gelisah di wajahnya. Tatapannya masih saja terlihat kosong. Ternyata sang pemilik sukma masih saja bergelut dengan pikirannya. Mengabaikan hembusan angin malam yang semakin menusuk kulit. 'Andai saja saya lah yang lebih dulu bertemu denganmu, Mbak. Pasti semuanya tidak akan sesakit dan serumit ini,' ujar Badai bermonolog.
1027.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 558 kali sebagai lirik lagu badai tuan telah berlalu
Baca
+Pustaka
Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat

Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat

"Selamat ulang tahun. Semoga seiring bergantinya tahun, kamu selalu diliputi kedamaian dan kebahagiaan." Aku mengusap air mataku, lalu mengangguk dengan mantap. "Terima kasih. Aku pasti akan bahagia!" Setelah semua badai dan gelombang besar itu berlalu, kini aku siap menyambut kehidupan yang baru.
9.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai lirik lagu badai tuan telah berlalu
Baca
+Pustaka
Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

"Dia selama ini tersesat karenamu dan salah mencintai orang. Tapi untungnya, semua sudah kembali ke jalur yang benar." "Dan kamu, batu sandungan, sudah waktunya angkat kaki dari sini."
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai lirik lagu badai tuan telah berlalu
Baca
+Pustaka
Suami Penggantiku Kakak Iparku

Suami Penggantiku Kakak Iparku

Layla segera membuka kaca dan menebarkan senyum kearah Anak yang sedang membawakan lagu dari Tri Suaka yang berjudul Aku Merayu Tuhanku. … Di saat ku menatap langit Apa engkau juga menatapnya? Cobalah kaupejamkan mata Gerimis jatuh bagai air mata … Kuharap dirimu bisa menunggu Besar harapanku ingin bertemu Sumpah mati, diriku sangat rindu … Aku coba merayu Tuhanku Berdoa di dalam sujudku Jika kita ditakdirkan bersatu
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai lirik lagu badai tuan telah berlalu
Baca
+Pustaka
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Ia menatap cakrawala yang merah keunguan, seakan langit juga mengerti betapa berat beban yang kini ia pikul. “Aku bukan lagi hanya pelarian,” bisiknya lirih, tapi tegas. Langkahnya maju. Bayangan tubuhnya jatuh panjang di tanah penuh luka. “Aku adalah badai... yang akan menenggelamkan para dewa palsu... di Tanah Terlarang ini,” lanjutnya, suara yang kini seperti janji yang diukir di atas batu nisan takdir. Langit kembali diam, seolah menahan napas. Tak ada petir, tak ada gerakan awan. Tapi bumi tahu. Setiap butiran pasir, setiap hela angin, setiap akar pepohonan yang bergetar tahu...
1053.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai lirik lagu badai tuan telah berlalu
Baca
+Pustaka
TERJERAT CINTA SANG DUDA

TERJERAT CINTA SANG DUDA

Datanglah bila engkau menangis Ceritakan semua yang engkau mau Percaya padaku, aku lelakimu Mungkin pelukku tak sehangat senja Ucapku tak menghapus air mata Tapi ku di sini s'bagai lelakimu Akulah yang tetap memelukmu erat Saat kau berpikir mungkinkah berpaling Akulah yang nanti menenangkan badai Agar tetap tegar kau berjalan nanti Sudah benarkah yang engkau putuskan? Garis hidup sudah engkau tentukan Engkau memilih aku s'bagai lelakimu Akulah yang tetap memelukmu erat Saat kau berpikir mungkinkah berpaling Akulah yang nanti menenangkan badai Agar tetap tegar kau berjalan nanti,
8.730.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai lirik lagu badai tuan telah berlalu
Baca
+Pustaka
Dikhianati Tunangan, Dilamar Mantan Tampan

Dikhianati Tunangan, Dilamar Mantan Tampan

Entah apa salah dan dosaku hingga Tuhan pertemukanku denganmu Hancurkan hatiku Hadirmu hanya menambah luka baru Saat hatiku t‘lah percaya Cinta ini kan selamanya Tapi mengapa hatimu berubah Kau yang berjanji, ‘ku yang terluka Masih kuingat kata setia Kau bilang takkan buat ‘ku kecewa Namun, kini kau menghilang pergi Tanpa rasa bersalah Dengan sengajanya kau patahkan semua harapan Kini kau tinggalkan kenangan yang sulit kulupakan Wo... wo... oh! Bersamaan dengan berakhirnya lagu, hujan pun turun seakan mengerti suasana hatiku yang lagi kacau ini, meski balon hijau belum meletus. Aku mendongak sebentar, lalu menunduk mengusap wajah yang sudah basah terkena air hujan.
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai lirik lagu badai tuan telah berlalu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status