Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SARANG PREDATOR

SARANG PREDATOR

“Kau orang baru di keluarga yang memiliki banyak rahasia. Kau pasti diawasi dan buruknya, kau menyadari sedang diawasi. Kau tahu; kamera pengawas di depan kamar, orang asing yang memperhatikanmu, peraturan baru yang harus kau ikuti, budaya keluarga yang aneh dan, yang terburuk, kau harus terbiasa mendengar atau bahkan mungkin, menyaksikan tindak kejahatan. Semua itu akan membuatmu menjadi paranoid.” Aku tersenyum, entah darimana asalnya, tapi semua yang dia ucapkan benar. “Aku rasa kau benar,” kataku lalu tertawa kecil. “Tapi aku akan berusaha hidup sehat, berpikir positif , ya ... kau tahu; melakukan hal-hal bagus untuk menjaga kewarasanku.”
1024.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 625 kali sebagai lirik paranoid
Baca
+Pustaka
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Kain itu berdenyut-denyut, bagaikan organ hidup yang haus akan sesuatu. “Maa… bukaaa…” suara itu berubah, kini lebih dalam, lebih panjang. Marni menutup telinganya. “Itu bukan Rara! Itu bukan Rara!!” Tawa tipis bergema dari kain itu, seperti suara dua potong kain yang digesekkan hingga mengeluarkan desisan menyeramkan. “Kau… tidak bisa… lari…” bisiknya.
6659 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai lirik paranoid
Baca
+Pustaka
Hampir Hilang Karena Penasaran

Hampir Hilang Karena Penasaran

Setiap kata yang kutulis membuatku sedikit lebih sadar, tapi tidak cukup untuk menyingkirkan rasa penasaran yang menggelayuti. Malam semakin larut. Aku menarik napas panjang, mencoba menenangkan jantung yang berdetak kencang. Aroma kopi dari dapur dan suara angin malam di luar jendela menjadi latar bagi konflik batin yang tak kunjung usai. Aku membiarkan diri membayangkan skenario terburuk, skenario terbaik, dan semuanya di tengah. Semua ini terasa nyata, seolah aku hidup di dua dunia sekaligus: dunia nyata yang aman dan dunia virtual yang memanggil dengan janji kemenangan.
407 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai lirik paranoid
Baca
+Pustaka
Malam Saat Aku Terjepit di Pagar

Malam Saat Aku Terjepit di Pagar

Tak lama kemudian, suara-suara erotis mulai terdengar dari dalam. Aku baru saja hendak menyerbu masuk untuk melabrak mereka, tapi tiba-tiba leherku tersangkut di antara celah pagar dan tidak bisa ditarik keluar. Karena panik, aku menggoyangkan tubuhku dengan kuat sehingga kedua belah pantatku ikut bergoyang mengikuti gerakan tubuhku. Aku datang terlalu tergesa, masih mengenakan rok kulit dengan stoking hitam yang belum sempat kuganti.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai lirik paranoid
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan CEO Lumpuh

Istri Dadakan CEO Lumpuh

Aku menumpahkan seluruh rasa frustrasi yang menyiksa jiwaku belakangan ini. “Aku... aku merasa seluruh sudut di rumah ini sudah tidak aman lagi, Samuel... Kamu, Mama, Papa, dan apalagi para pelayan itu... Aku merasa tidak aman sama sekali... Aku selalu merasa seolah-olah mereka semua sedang menyusun rencana tersembunyi untuk mengambil Gabriel secara paksa dariku,” bisikku lirih di tengah isak tangis yang memilukan, membenamkan wajahku kian dalam di dada bidang suamiku, mencari sisa-sisa kewarasan yang nyaris hilang ditelan badai paranoia. ****
10567 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai lirik paranoid
Baca
+Pustaka
IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

Namun, seseorang telah menyemprotkan cat merah di atas wajahnya dengan tulisan besar: PENIPU. Rasa geram yang menyesakkan naik ke tenggorokan Bimo. Ia ingat betapa mudahnya ia dulu memerintah orang, betapa nikmatnya mematahkan tulang lawan demi uang suap dari para bandar. Namun sekarang, ia bahkan tidak mampu membeli sebutir pil penenang untuk menghentikan dengungan di telinganya. Bimo masih mengalami paranoid. Ia merasa seolah-olah bayangan di sudut ruangan sedang bergerak, mengawasinya dengan mata biru yang dingin.
708 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai lirik paranoid
Baca
+Pustaka
CINTA PERTAMA SI GADIS ES

CINTA PERTAMA SI GADIS ES

Perasaan paranoid itu menggerogoti. "Aku merasa kita hidup di bawah mikroskop, Ardi," Sasya berbisik suatu malam, saat mereka berdua duduk di ruang keluarga, Rambo meringkuk di kaki mereka. "Aku benci perasaan ini." Ardi memeluknya erat. "Aku tahu, Sayang. Tapi ini akan berakhir. Polisi dan Yudha sedang bekerja. Dia tidak akan bisa bersembunyi selamanya."
10938 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai lirik paranoid
Baca
+Pustaka
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

And I want to believe you When you tell me that it'll be ok Yeah, I try to believe you But I don't When you say that it's gonna be, It always turns out to be a different way I try to believe you Not today, today, today, today, today Argan mencerna bait demi bait dalam lirik lagu itu. Ia pikir, mungkin itu cara Nara mengungkapkan perasaannya. Nara belum bisa percaya padanya dan ia ingin sedikit waktu untuk sendiri.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai lirik paranoid
Baca
+Pustaka
Tiga Mayat Satu Takdir

Tiga Mayat Satu Takdir

“Mereka bawa mayat teman mereka, dan… mengamati kita. Waspada, tapi tak terlihat akan menyerang.” Lyra mengangguk, botol airnya siap. “ Murid Vitrum terkenal paranoid, apalagi sekarang kelompok mereka diserang,” katanya bijaksana, matanya cokelat tua menyapu hutan. “Mereka mungkin pikir kita kelompok lain yang incar info.”
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai lirik paranoid
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status