Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

ASMARADHANA Berpuluh purnama tereguk hampa Atma membatu hilang gelora Bunga mekar tanpa kumbang Tetes hujan menguap sebelum rintik menghujam Deru mengering terkikis prahara Frigid ku dibuatnya Tempias rindu setia menunggu Kapan kau jejak madu asmara Padamu kutuntas debar jiwa Terpendam asa bergolak manja Pada kuncup-kuncup mawar di taman titip bahagia Haru mendera Padamu belahan jiwa Panjat doaku sepanjang masa ____________________ Terima kasih sudah membaca ;)
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai lirik secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
Gagal Jadi Maduku, Dia Jadi Iparku

Gagal Jadi Maduku, Dia Jadi Iparku

Tak peduli seberapa besar aku merindukanmu karena kau tak akan pernah kembali di dunia ini. Percayalah meski kau memang sudah pergi tapi semua tentangmu abadi di sini. Aku sudah ihlas hanya saja sedikit rindu. Madiun, 2 Juli 2024 Gendhis Astari Wijaya. "Nduk," panggil suara seorang perempuan di belakang Gendhis, wanita itu pun menoleh. "Ini Mama bawakan kesukaanmu, tape goreng alias rondo royal dan kopi pahit," ucapnya sambil duduk di samping Gendhis.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai lirik secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
Dinikahi Ayah Tiri

Dinikahi Ayah Tiri

"Senangnya dalam hati... Oee.. " "Dibonceng sama Bani.. Oee.." Basuki tiba-tiba saja menyanyikan lagu milik Ahmad Dani berjudul Madu 3 dengan lirik yang sudah diganti ala versi-nya. Pria itu sengaja mengeraskan suaranya ketika melihat Asma.
1013.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 455 kali sebagai lirik secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
Alunan Cinta

Alunan Cinta

Akhirnya ku menemukamu Saat hati ini mulai merapuh Akhirnya ku menemukanmu Saat raga ini ingin berlabuh Ku berharap engkau lah Jawaban segala risau hatiku Dan biarkan diriku Mencintaimu hingga ujung usiaku Jika nanti ku sanding dirimu Miliki aku dengan segala kelemahanku Dan bila nanti aku disampingmu Jangan pernah letih tuk mencintaiku Akhirnya ku menemukanmu Saat hati ini mulai merapuh "Abang." Adara menggenggam leher gitar yang di petik oleh Arya.
103.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai lirik secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

🎶🎶🎶 Seribu rambutmu yang hitam terurai Seribu cemara seolah mendera Seribu duka nestapa di wajah nan ayu Seribu luka yang nyeri di dalam dadaku … Di sana kutemukan bukit yang terbuka Seribu cemara halus mendesah Sebatang sungai membelah huma yang cerah Berdua kita bersama tinggal di dalamnya ... Nampaknya tiada lagi yang diresahkan Dan juga tak digelisahkan Kecuali dihayati Secara syahdu bersama, ooh Selamanya, bersama selamanya … Di sana kutemukan bukit yang terbuka Seribu cemara halus mendesah
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 821 kali sebagai lirik secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
Kukembalikan Kesengsaraanku Pada Maduku

Kukembalikan Kesengsaraanku Pada Maduku

tegas Wilona. "Astaga Wilona, dari mana kamu mendapatkan semua ini?" tanya Mama Arina. Rupanya yang ada di atas meja kerja Wilona adalah botol kecil dengan jumlah yang banyak dan di dalamnya terdapat cairan berwarna merah. "Itu tidak penting Ma, jawab saja pertanyaanku", ucap Wilona dengan tegas. Terlihat Mama Arina saat ini sedang gelisah, beberapa kali beliau menggigit bibir bawahnya dan juga perlahan mengeluarkan keringat.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai lirik secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
MERTUA RASA MADU

MERTUA RASA MADU

Sebenarnya dia terlihat tidak ingin mengajakku karena merasa tidak enak akhirnya dia menyerah saja. * Mas Dirga mengetuk pintu rumah berwarna coklat tua itu, sementara menunggu aku mengedarkan pandangan dan rumah berlantai satu yang terlihat sangat bersih dan rapi. Lantaimya berkeramik putih, beberapa ornamen ukiran Jawa yang digantung di dinding depan, membuatnya nampak apik dan unik, terlihat sekali memiliki nilai ketertarikan tinggi pada seni.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai lirik secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
Cinta Merah Muda

Cinta Merah Muda

tanya Kalan lagi. Rianza mengernyitkan dahinya, “Gue Rianza, bukan gulali.” Mendengar itu Rianza langsung paham. Rambut merah mudanya memang sekilas mirip dengan gulali, beberapa orang juga mengatakan hal yang sama. “Iya, lo Rianza yang punya rambut kayak gulali. Lo udah tahu nama gue?” Rianza mendengus, “Gue udah tahu nama lo dari awal. Kita pernah sekelas.”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai lirik secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

Bang Parlin memainkan seruling, lalu mulai bernyanyi, dia bernyanyi sambil menggenggam tanganku dan menatap mataku. "Molo na kehe da dongan tu padang Oban silua lancat dohot duku Ulang ragu be ulang bimbang Nahuholongi ho Maia inang di daganakku," Begitu syair lagu Bang Parlin, artinya kira-kira begini: "Jikalau pergi ke kota Padang Bawa oleh-oleh langsat dan duku Jangan ragu jangan bimbang Yang kusayangi hanya ibu anak-anakku"
9.8582.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.2K kali sebagai lirik secangkir madu merah
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Desahan Madu Suamiku

Desahan Madu Suamiku

ucap Cahya. "Sip. rahasia aman dan terjaga dengan baik. Pokoknya aku tunggu berita selanjutnya dari kamu, sepertinya ini menarik untuk menjadi sebuah cerbung atau sinetron ikan terbang," seloroh Mentari. "Ish! Mana ada seperti itu. Ya udah, aku cabut. Bye Tari," pamit Cahya.
20.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 544 kali sebagai lirik secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status