Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hatimu Bukan Sebongkah Batu

Hatimu Bukan Sebongkah Batu

“See the line where the sky meets the sea? It calls me … And no one knows, how far it goes … If the wind in my sail on the sea stays behind me … One day I'll know, if I go there's just no telling how far I'll go …” Cowok hitam manis itu mengangkat tangan. “Nice, sweet …” Dia tersenyum lebar. “Aku masih penasaran. Sepertinya dia bisa dengan nada lebih tinggi.” Cowok keren yang Mimi masih belum ingat pernah lihat di mana itu, bicara. “Kamu bisa lagu Never Enough, Lorren Allrerd? Ambil reff puncak saja.” “Bisa, Kak.” Mimi mengangguk. Kembali Mimi mengatur nafasnya.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 391 kali sebagai lirik suku suku batok
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Banyu mendesis. “Bukan. Kidung Pangruwatan—kidung pelepasan beban, Banyu. Lirik itu berbunyi: ‘Sedaya dosa gumawang, pinaringan margi ing geni. Mringkang nresnani, tan pinaringan pangapura.’ (Semua dosa yang bersinar, diberikan jalan dalam api. Bagi yang mencintai, tiada pengampunan),” Raka mengutip, suaranya kini meniru irama suluk Ki Anom.
840 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai lirik suku suku batok
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

"Sayang..." "Iya." "Sayang!" Federik berteriak semakin keras, telinga Susan menjadi kapalan karena teriakan Federik, "Cukup belum?" Susan memukul dada Federik beberapa kali. Bukannya marah, Federik malah lebih mendekatinya "Sayang, pukul aku lagi!" Susan terdiam, "Apa kamu gila?" Dia memukulnya lagi.
17.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 529 kali sebagai lirik suku suku batok
Baca
+Pustaka
Fall In Love

Fall In Love

ujar batara Mereka mengangguk mendengarnya. "Cantik juga, senyumnya manis, humoris deh kayaknya” kata fatur, “ uhh idaman gue tuh" lanjut fatur lagi. "Jangan macem-macem lo" ancam batara dengan suara datarnya. Agak seram menurut mereka, hingga keadaan tiba-tiba hening begitu saja. "Iya iya maap" ucap fatur
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai lirik suku suku batok
Baca
+Pustaka
DUKUN 99

DUKUN 99

Gunung-gunung yang tinggi, Allahku dahsyat berkuasa S'luruh bumi sujud menyembah, tinggikan nama-Mu Allahku dahsyat berkuasa S'luruh bumi sujud menyembah, tinggikan nama-Mu Dari pulau-pulau, lembah-lembah Gunung-gunung yang tinggi Oh, Allahku dahsyat berkuasa S'luruh bumi sujud menyembah, tinggikan nama-Mu Allahku dahsyat berkuasa S'luruh bumi sujud menyembah, tinggikan nama-Mu Allahku dahsyat berkuasa S'luruh bumi sujud menyembah, tinggikan nama-Mu Allahku dahsyat berkuasa S'luruh bumi sujud menyembah, tinggikan nama-Mu Allahku dahsyat berkuasa S'luruh bumi sujud menyembah, tinggikan nama-Mu
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai lirik suku suku batok
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Bandot Tembang segera memaki, "Bang... Bangsat! Kubunuh kau...!" Suara itu menjadi serak dan rusak. Bandot Tembang terbatuk-batuk lagi. Lalu mencoba bicara kembali. Tapi tenggorokannya bagaikan pecah dan semakin serak suaranya. "Siapa anak muda itu! Dia bisa menggunakan jarinya untuk merobek pita suara orang di dalam tenggorokan!" sentak Ratu Teluh Bumi. Baraka menyahut, "Namaku, Baraka! Jelas...!"
1028.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai lirik suku suku batok
Baca
+Pustaka
Diantar Ke Rumahku

Diantar Ke Rumahku

Meski merasa tak biasa, begitu membuka diri, ternyata dia merasa lebih lega, membagi kisah yang selama ini tersimpan saja dalam benaknya. "Memang kenapa kalau bukan Batak? Kan, sesama manusia, cuma beda suku aja. Umur juga bukan masalah. Abang juga enggak kelihatan setua itu, kok," kata Andi. Idris tak mampu menahan dirinya, untuk kembali mencuri pandang ke wajah Sondang, ketika nada lagu ‘Tak Ku Tahu Kan Hari Esok’, terdengar mengalun dari biola dan keyboard. Anak rambut Sondang di tepian dahinya, terlihat bergerak-gerak ditiup oleh AC yang terletak persis di atas mereka, membuat Idris merasa gemas dan ingin merapikannya.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai lirik suku suku batok
Baca
+Pustaka
SANG KUPU-KUPU MALAM

SANG KUPU-KUPU MALAM

ucap Nick. “Diskusi untuk malam ini cukup sampai disini.” ucap Dante Sebastian sambil melirik jam tangannya. “Ok. Kalau begitu kita sudah bisa bersenang-senang sekarang! Barack, buka botol yanga da didepanmu itu!”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai lirik suku suku batok
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukanlah Milikku

Suamiku Bukanlah Milikku

ucapku sedikit merajuk. “Aku bilang nanti saja! kamu tuli hah? Perbaiki wajahmu itu sudah seperti badut di Ancol,” tukasnya dengan meninggalkan aku begitu saja. Aku tidak bisa menahan bulir air mata ini lagi, membiarkan bulir-bulir air mata terus menetes membasahi bantal yang saat ini aku genggam.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai lirik suku suku batok
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
Dita Alya
Gilaa ya Ayu???? bisa²nya minta mawar buat melepas Wijaya untuknya ..., busyeeetttt tu perempuan kayaknya othakknya miring sebelah, bukannya minta maaf karena sudah berselingkuh dengan suami kakaknya ....eeee malah nyuruh mawar buat melepas Wijaya, emang dasar perempuan Sinttiingggg!!!!! sumpah kesel
mamatia21
dih..wijaya bilang apa? dia gak benar2 mau ninggalin mawar katanya?? eleh...rayuan gombal..jelas aja bilang gitu krn dia udah tahu klo ttp Sama ayu dia bakal kehilangan hartanya..itu kenapa Dia jadi pingin balik ama mawar..stop mawar!! jgn pernah kamu terima dia lagi..jgn kasih pintu pokoknya. ......
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status