Takdir di Balik kebohongan
Untuk pertama kalinya sejak membuka mata, ketakutan mulai mengambil alih pikirannya.
"Ini... siapa?" bisiknya lirih.
Tidak ada jawaban yang terdengar. Tidak ada suara misterius, tidak ada sosok yang muncul dari balik cermin. Namun sesaat setelah kata-kata itu keluar dari bibirnya, kepalanya mendadak terasa berat. Potongan-potongan ingatan yang bukan miliknya bermunculan tanpa peringatan, memenuhi pikirannya dengan nama, wajah, dan perasaan yang asing. Ia melihat tatapan penuh ketakutan yang ditujukan pada perempuan di dalam cermin itu, mendengar bisikan-bisikan sinis yang selalu muncul saat sosok tersebut lewat, serta merasakan kebencian yang begitu nyata hingga membuat dadanya sesak. Di ten
Sikat na Kabanata