Takdir Cinta yang Malang
Patincerita cinta nikmatkisah cinta satu malamcinta satu malamCinta Satu Malam
Dia mengepalkan tinjunya, darah pun mengalir dari bekas lukanya yang belum pulih.
Dia sungguh ingin merobek surat cerai itu menjadi beberapa bagian.
Namun, dia tidak berani.
Dia takut Anna akan makin kecewa padanya.
Dia takut Anna akan sedih dan berkata padanya, "Rio, bisakah kamu lebih bertanggung jawab? Aku sudah sangat kecewa padamu, jangan merusak citra baikmu yang tersisa di hatiku."
Dia merasa dirinya berada di puncak gunung. Baik melangkah maju maupun mundur, dia tetap akan jatuh ke jurang.
Beliebte Kapitel