Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

(Prolog kecil) Hujan turun seperti lagu yang terlupa nadanya. Aira berdiri di tepi trotoar yang retak, menatap langit yang tak lagi punya warna. Dari sebuah radio tua di warung kopi, samar terdengar lagu lama—suara Rendra, rekaman yang nyaris tenggelam oleh desau angin dan bunyi hujan. "Aku menulis namamu di antara rintik, tapi kota telah menghapus huruf-hurufnya."
10990 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai lirik water runs dry
Baca
+Pustaka
Dewi Malam Sang Penyelamat CEO Impoten

Dewi Malam Sang Penyelamat CEO Impoten

That Arizona sky burnin' in your eyes You look at me and, babe, I wanna catch on fire It's buried in my soul like California gold You found the light in me that I couldn't find Air mata seorang Bagaskara menetes ketika bait pertama lagu diputar, sangat mewakilkan perasaanya saat ini. Dengan keras ia ikut mengiringi lagu yang sedang diputar seolah sedang mengekspresikan dirinya. So when I'm all choked up
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai lirik water runs dry
Baca
+Pustaka
Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

"Stoking hitam ini khusus aku pakai untukmu, tanpa celana dalam. Selama bertahun-tahun, aku tahu kebiasaanmu nggak berubah." Mata hitam Dave dipenuhi dengan kegembiraan, tangannya tidak sabar untuk masuk ke rok gadis itu, suaranya serak. "Kamu berencana kuras habis tenagaku malam ini? Sudah nggak sabar mau aku masuk?" Steph menahan tangannya, melihat mata Dave yang tidak puas, bibir merahnya terangkat tinggi. "Ayo ganti tempat, bukannya kamu suka di tepi danau?"
36.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai lirik water runs dry
Baca
+Pustaka
Can You See Me?

Can You See Me?

Brown guilty eyes and little white lies Yeah, I played dumb but I always knew That you'd talk to her, maybe did even worse I kept quiet so I could keep you Rallin meresapi lirik pada bait pertama lagu itu. Bait yang sama persis dengan apa yang ia alami dimana ia tahu kalau Nadiv sering berkomunikasi dengan Adelia namun ia mencoba diam. And ain't it funny How you ran to her The second that we called it quits? And ain't it funny How you said you were friends? Now it sure as hell don't look like it
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai lirik water runs dry
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
ms huang
ceritanya bgs .... aku singgah bawa 5* kk...smangattt yaaa.... intip karyaku juga yukkk kk...judulnya KEKASIH BRENGSEKKU. hari ini up bab 18. cerita ttg hubungan toxic yang sering juga kita jumpai dikehidupan nyata. makasiii kk ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Senyum Pemikat Hati Sang Mafia

Senyum Pemikat Hati Sang Mafia

In the summer Di musim panas As the lilacs bloom Ketika bunga bermekaran Blood flows deeper than a river Darah mengalir lebih dalam daripada sungai Every moment that I spend with you Setiap waktu aku habiskan denganmu Lirik demi lirik yang tertuai sangat kentara perasaan seorang pria kepada wanitanya. Kylie pun masih setia mendengar, walau ia tau lagu ini sangat menamparnya dengan kenyataan yang tertuai dalam lagu tersebut.
963 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai lirik water runs dry
Baca
+Pustaka
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

REDAM Oleh: Pesona Senja Aku pernah menggenggam api, perlahan membakar diri sendiri Aku pernah menggenggam air, lupa bahwa tak mungkin Aku pernah melukis bayang, makin kecil lalu hilang Aku pernah tulus mencinta, tanpa tau arah menyerah Apa kau peduli? Tidak! Kamu pernah menggapi bulan, untuk pintaku
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai lirik water runs dry
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sinar bulan menerangi wajahnya, membuatnya terlihat seperti ilusi. Debur ombak yang menghantam pantai terdengar begitu jelas di malam yang sunyi. Hatiku rasanya seperti tertimpa batu besar, sangat menyakitkan. Setelah waktu yang sangat lama berlalu, Ibu membuang ponselnya ke dalam laut. Lalu dia memberiku uang dua puluh ribu, memegang bahuku dan berkata padaku. "Yolanda, tolong belikan Ibu sebotol air, ya?"
8.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai lirik water runs dry
Baca
+Pustaka
Di Penghujung Waktu

Di Penghujung Waktu

-A'millaha timtsal -Illi thibbit qolbaha fuqil hayal -A'millaha timtsal -Illi trirrit willi ta'bit willi -Rabbit willi syalit hamli khibal. -A'millaha timtsal -Illi thibbit qolbaha fuqil hayal -A'millaha timtsal -Illi trirrit willi ta'bit willi -Rabbit willi syalit hamli khibal.. Tanpa sadar air matanya kini telah luruh membasahi pipinya. Tangannya memegang erat dadanya. Rindu yang begitu dalam tersimpan dalam hatinya. -Ummii.. -Tsumma umi haddi akhir yaumfa'umri.
4.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai lirik water runs dry
Baca
+Pustaka
Zero: Forgotten Lost (INDONESIA)

Zero: Forgotten Lost (INDONESIA)

“Al-Ju’. Sang Kelaparan. Ia tidak hanya membuat perut kosong. Ia mengeringkan empati, menjadikan makhluk saling mencuri, memakan, bahkan menjual anaknya sendiri. Tanah menjadi asin. Air menjadi darah. Ia adalah musim dingin yang tidak pernah berakhir.” Ruangan terasa lebih sempit. Lampu sihir menyusut cahayanya. Hanya suara Kara yang tetap bergema. “Dan terakhir,” ucap Kara sendiri, suaranya kini turun menjadi bisikan yang lebih dingin dari kematian, “Al-Mawt.” Semua diam.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai lirik water runs dry
Baca
+Pustaka
Hasratku Menjadi Candunya

Hasratku Menjadi Candunya

Nan Shiyu terpaksa bersandar di dadanya, jari-jarinya menggenggam erat hingga buku jarinya memutih. Cahaya lampu menyorot lembut di atas kepala, sementara hiasan rambut berumbai di sisi kepalanya terus berayun pelan—seperti perahu kecil di tengah samudra, terombang-ambing tanpa kendali. Tak tahu sudah berapa lama, telapak tangan Nan Shiyu telah dipenuhi keringat. Suaranya bergetar, terselip isak kecil. Ia menggigil dalam pelukannya, tampak rapuh dan tak berdaya.
10704 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai lirik water runs dry
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status