The Moment Of Us
***
Aku kembali masuk ke kamar dengan handuk tersampir di leher dan sebelah tangan mengeringkan wajah dari air yang menetes dari sana.
Aku melirik jam digital di atas meja belajarku yang menunjukkan jam setengah satu dini hari. Yap, benar! Aku baru pulang. Sekitar tiga puluh menit yang lalu dan langsung buru-buru mandi, takut kalau Gee dan teman-temannya mendadak muncul. Ngomong-ngomong, kamarnya malam ini sepi sekali, mungkin dia sedang di luar. Ah, I wish she goes out more often! Sayangnya, sama sepertiku, dia juga homebody. Bedanya, dia punya baaanyak sekali teman yang bersedia datang ke tempatnya.
Ah, sudah! Kenapa jadi membicarakan tentang Gee?
Hot Chapters