Lie of Life
“Kamu nggak pernah bisa bikin aku nyaman. Oh, pernah sekali. Kamu bikin aku merasa aku jadi pacarmu betulan, bukan cuma pertunjukanmu di depan publik. Sekali aku merasakan itu, tetapi setelah aku tau alasannya hanya karena kamu takut aku berpaling ke cowok lain … kamu tau, aku kecewa.”
Daren masih bungkam, tetapi Nia buru-buru mau pergi dari sana. namun, lelaki itu menahan tangannya agar tak bergerak.
Nia berusaha terus berjalan ke pintu karena ia merasa, sudah cukup untuk apa yang ingin ia katakan pada sang mantan kekasih. Ia tak ingin lagi dirayu atau diberi informasi apa pun oleh Daren.
“Nia! Aku bikin video itu hanya untuk mendapat perhatianmu. Agar kamu membuat klarifikasi dan kita bisa
Bab Populer