DENDAM LUKA LAMA
"Van, terima kasih karena kamu kembali dan mau bertahan bersamaku. Jika tidak, hidup tak akan seindah ini."
Erlangga menatap Vania kian dalam. "Aku cinta sama kamu sampai kapan pun."
Vania tersenyum. Belum sempat menjawab, pelayan datang membawakan pesanan. Mereka menikmati makanan sambil mengenang nostalgia pertemuan mereka. Yang manis diingat, yang pahit ditinggalkan.
"Setelah Mas longgar dan kamu bisa ambil cuti, kita ajak Arga liburan beberapa hari," kata Erlangga.
Hot Chapters