DOSA TERINDAH
Ini mungkin salah satu dampak aku membuka butik di lokasi yang sama dengan Ivan, karena memang Iin menjadi sering menjadi orang pertama di butik ketika aku disibukkan dengan urusan pribadi, seperti yang terjadi hari ini.
“Ya udah, nanti aku coba cari beberapa karyawan lagi, In.”
“Yang kayak karyawan Pak Ivan itu bagus, Mbak. Mereka benar-benar serius bekerja dan yang utama jujur. Katanya mereka dari perusahaan penyalur tenaga kerja My Freya.”
Aku mengangguk. “Kamu tau dari mana, In?”
“Tau dari anak-anak kafe, Mbak. Apalagi yang punya My Freya juga sering datang ke sini, kan?”