Suami Perkasa
Mereka melintasi gang sempit, menuju lahan kosong di belakang toko—tanah milik Sukma yang diam-diam telah dibeli atas nama pihak ketiga.
Lubang besar sudah menanti. Dalam dan gelap, dikelilingi tanah gembur yang basah dan berbau lumpur. Genangan air di sekitar lubang memantulkan langit yang semakin gelap.
Luna dilempar ke dalam lubang. Tubuhnya terhantam tanah keras, rambutnya berantakan, wajahnya belepotan lumpur. Ia merintih, mencoba bangkit, tapi lututnya lemas.