Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

“Aku melihatmu datang, dan ibuku bilang aku harus selalu bersembunyi dari orang asing.” “Dia benar,” kataku padanya. Anak laki-laki itu terhuyung keluar dari semak-semak, mencengkeram ranting kering. Sebuah tas selempang usang yang tampak rata tergantung di dadanya. “Aku Pip.” Aku diam saja, dan Pip melangkah mendekat, menatapku dengan rasa ingin tahu. Ada lubang di kemejanya, jahitan tunik tanpa lengannya berjumbai di bahu.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai lubang pipis
Baca
+Pustaka
Pelayan Cantik Sang Presdir

Pelayan Cantik Sang Presdir

Serena menahan tangan Max yang tengah sibuk memilin puncak dadanya. "Ada apa?" Max menggeram lirih. Kelopak matanya setengah tertutup seolah ikut merasakan apa yang Serena rasakan. "Berhenti dulu," pinta Serena dengan mata sayu. "Aku mau pipis." Rasa tak nyaman di bawah perut membuatnya merapatkan kaki. Bagian sana benar-benar lembab. "Kamu bisa pipis di sini." Rasanya Max tak rela menjeda kegiatan menyenangkan ini sehingga ide konyol itu tercetus begitu saja.
1024.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 932 kali sebagai lubang pipis
Baca
+Pustaka
Kesayangan Sang Dosen

Kesayangan Sang Dosen

tanya Robi dengan senyum puas melihat bagaimana Tania begitu menikmati permainannya di ranjang itu. Pergerakan lidah Robi terus menelusuri setiap jengkal sekitaran lubang Tania hingga menemukan kacang kecil di bagian tengah atas di liang syurgawi itu. Cairan nikmat terus mengalir di area itu. Sudah sangat basah terasa oleh Tania dan bercampur dengan air liur Robi.
1046.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 978 kali sebagai lubang pipis
Tampilkan Ulasan (2)
Baca
+Pustaka
Alan Nasution
bgus crita tntang cassanovanya , tpi klo ada hati yg dirusak dan dibuat rusak juga krkternya . agak gimna gtu. tpi lbih bgus klo sudah bristri dan birahinya disalurin ke istrinya dimna dan kpanpun kyak lbih bgus mnurutku . bukan pnghianatan dan ikut merusak karakter istrinya .
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yang menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar btw aku suka karakter Tania, tor eheheh🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Logam berat itu terangkat tanpa bunyi gesekan. Lubang selokan terbuka di hadapannya. Gelap, sempit, berbau busuk dari air limbah. Lebar lubang hanya empat puluh sentimeter, hampir mustahil bagi tubuh manusia biasa untuk masuk. "Tapi aku bukan manusia biasa," bisiknya dengan senyum dingin.
1046.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 984 kali sebagai lubang pipis
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Sesaat kemudian sosok Maithatarun terjerumus masuk ke dalam sebuah lobang sedalam satu setengah kali tinggi tubuhnya! "Celaka! Kita terjebak!" teriak Maithatarun. Dia me- mandang ke bawah. Ternyata dasar lobang berupa lumpur aneh. Bagaimana pun dia kerahkan tenaga untuk melompat ke atas agar bisa keluar dari lobang, kedua kakinya selalu amblas! Sementara itu dari empat sudut lobang mengucur keluar air berwarna hitam dan panas. Kulitnya seperti disengat!
1032.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai lubang pipis
Baca
+Pustaka
Aku dan Teman Suamiku

Aku dan Teman Suamiku

Namun ia tahan. "Pipis tikusnya banyak ya, Pak," ucap Laras sambil mulai mengelapnya dengan kain basah. Sebenarnya sangat kesal, ia sangat hapal ini bukan bau pipis tikus, melainkan seperti pesing manusia, namun Laras tak berani bertanya lebih lagi. "Iya, sepertinya yang pipis ibunya tikus," sahut Arle asal, sambil sesekali melirik Laras yang menahan mual saat membersihkan air pipis Tara. Arle mati-matian menahan tawanya .
10130.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai lubang pipis
Baca
+Pustaka
Menantu Pengganti

Menantu Pengganti

Dia berjalan lebih cepat, mengabaikan nyeri di kakinya. Cahaya ponselnya menampakkan akhir lorong. Lorong itu terbuka ke sebuah ruangan besar. Ruangan itu kosong, hanya ada batu dan lumpur. Di sisi ruangan, ada lubang besar. Air dari lorong ini mengalir ke lubang itu, terjun ke bawah. Air terjun pembuangan. Aruna sampai di bibir lubang. Dia mengarahkan senternya ke bawah. Gelap. Terlalu dalam.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai lubang pipis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status